15 Tips Efektif Membacakan Buku pada Anak

15 Tips Efektif Membacakan Buku pada Anak

Seperti apa 15 Tips Efektif Membacakan Buku pada Anak?

“The more that you read, the more things you will know.  The more that you learn, the more places you will go” 

(Dr. Seuss in I Can read with My Eyes Shut!)

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak yang sejak usia dini sudah terbiasa dibacakan buku akan mempermudah mereka untuk belajar membaca ketika memasuki sekolah. Program “Let’s Read” yang didanai oleh pemerintah Australia melaporkan bahwa hal terpenting yang harus dilakukan oleh orangtua adalah melakukan aktivitas membacakan buku pada anak usia 0-5 tahun. Ini akan berguna bagi masa depan anak, khususnya dalam hal kemampuan membaca dan menulis. Hal senada juga disampaikan oleh Mem Fox, dalam bukunya yang berjudul Reading Magic, bahwa “jika setiap orangtua dan setiap orang dewasa peduli terhadap masa depan anak-anaknya, hendaknya mereka membacakan minimal tiga buah cerita dalam sehari. Hal ini dapat membantu mengurangi buta huruf dalam satu generasi mendatang”.

Membacakan buku yang baik hendaknya dengan suara yang terdengar jelas oleh anak (read aloud).  Hal ini bertujuan agar :

  • Anak dapat belajar mengenai struktur dan pemahaman bahasa yang baik.
  • Anak dapat belajar bagaimana cara pengucapan dari suatu kata tertentu.
  • Menstimulasi anak agar bisa menghargai dan menyenangi buku.
  • Membantu anak agar senang membaca
  • Memperkuat nilai-nilai dari membaca
  • Merangsang daya imajinasi anak
  • Mengajarkan anak mengenai nilai-nilai kehidupan
  • Memperkuat ikatan batin antara orangtua dan anak
  • Memberikan anak suatu permulaan besar bagi pendidikan mereka

Apa saja yang harus diperhatikan ketika membacakan buku ke anak? Membacakan buku ke anak adalah sesuatu yang sangat simple dan bisa dilakukan oleh setiap orang dewasa. Agar proses membaca buku bisa lebih efektif dan menyenangkan, berikut  ini ada beberapa tips yang bisa kita terapkan dengan anak-anak:

1. Konsisten

Cobalah agar kebiasaan membacakan buku pada anak menjadi kebiasaan rutin yang dilakukan dengan konsisten. Boleh dilakukan pada waktu yang sama, setiap hari dan bacakanlah di tempat yang tenang. Sediakan waktu luang kita minimal 10 menit per hari untuk membacakan buku-buku favorit anak.

2. Semakin dini membaca, semakin baik

Yang harus kita ingat bahwa tidak pernah ada kalimat “terlalu dini untuk membacakan buku cerita kepada anak”.   Justru seorang bayi yang masih berada dalam kandunganpun sudah mulai bisa untuk dibacakan buku. Bayi akan mendengarkan dengan baik apa yang sedang kita bacakan.

3. Ekspresif

Bacakan buku dengan antusias dan seekspresif mungkin didepan anak. Baik ekspresif dalam suara maupun wajah.  Sesuaikan karakter yang ada dalam cerita, rubah suara dengan karakter yang berbeda-beda dan  atur  volume suara sesuai dengan karakternya. Hal ini akan membuat cerita yang dibacakan menjadi lebih menarik dan nampak hidup, sehingga anak semakin semangat untuk mendengarkan ceritanya.

4. Sesuaikan usia

Bagi anak yang lebih kecil, pilihlah buku yang agak besar ukurannya, dengan gambar warna-warni yang menarik, ukuran tulisan jangan terlalu kecil dan kalimatnya tidak terlalu panjang.

5. Membuat prediksi cerita

Dorong anak untuk membuat prediksi, apa yang akan terjadi pada cerita selanjutnya

6. Membuat imajinasi

Sesekali pilihlah buku yang hanya ada gambarnya saja, tanpa kalimat, dan berilah dorongan pada anak agar membacakan sebuah cerita untuk kita, berdasarkan imajinasi mereka sendiri.

7. Partisipasi membaca bersama

Bagi anak yang lebih besar dan mulai bisa membaca, doronglah agar mengikuti kata demi kata dan pastikan bahwa huruf dan bunyi yang anak ucapkan benar

8. Berbicara,bermain, dan menceritakan suatu cerita kepada anak

Berceritalah kepada anak tentang kegiatan yang telah kita lakukan pada hari itu, bisa tentang keluarga atau cerita menarik lainnya yang kita lakukan atau kita lihat sehingga membuat anak menjadi semangat mendengarkannya. Membaca, mendongeng, berbicara, dan bermain membantu anak untuk mengembangkan kemampuan mendengarkan dengan baik, meningkatkan kemampuan bahasa dan sosialnya.

9. Membaca dimanapun

baca4

Ajaklah anak untuk membaca buku pada lokasi yang berbeda-beda. Misalnya, di taman, pantai, mobil, atau di tempat lain yang disukai anak.  Anak-anakpun juga seperti orang dewasa, menyukai membaca dengan cerita dan lokasi yang berbeda-beda sehingga tidak membosankan.

10. Membaca apapun

Bahan bacaan bukan hanya dari buku saja, tetapi bisa dari brosur, resep, majalah, koran, dan lain-lain. Bila anak banyak membaca berbagai hal, akan menambah wawasan mereka dan meningkatkan aspek kehidupan yang lebih baik.

11. Dengarkan dan berilah pujian bagi anak yang sudah membaca

Dengarkan dengan seksama ketika anak kita sedang membaca. Kebiasaan dan konsistensi membaca setiap hari telah meningkatkan kemampuan dan kepercayaannya dalam membaca. Tunggulah dengan sabar hingga anak menemukan kata-kata yang sulit, biarkan mereka mencari sendiri dan berusaha untuk membacanya sendiri. Bila mereka berhasil membaca kata-kata tersebut dengan benar, berilah pujian atas usaha yang telah dilakukannya.

12. Memberikan beberapa pertanyaan

Doronglah anak agar mengajukan pertanyaan dari cerita yang sudah mereka baca sebelumnya, selama membaca dan yang sesudah dibaca. Tanyakan kepada mereka apa yang terjadi selanjutnya, mengapa ada pernyataan-pernyataan yang penting, dan diskusikan bagaimana perasaan mereka terhadap peristiwa atau pendapat yang ada di buku tersebut.

13. Diskusikan kata-kata yang ada di buku

Letakkan jari kita sambil menunjuk pada kata-kata yang sedang kita bacakan. Dorong anak agar mereka juga ikut membaca sesuai dengan kata-kata yang sedang kita baca. Berhentilah terlebih dahulu dan diskusikan kata-kata tertentu, tanyakan kepada mereka apa maksud dari kata-kata itu dan tanyakan juga persamaan kata lainnya yang memiliki arti yang sama dengan kata tersebut.

14. Jangan lupakan gambar

Fokus dan perhatikan gambar-gambar yang ada teks nya. Gambar merupakan ilustrasi ilustrasi dari suatu cerita. Ini bisa membantu anak agar paham dari kalimat yang mereka baca.

15. Berilah contoh membaca di depan anak

Jadilah contoh bagi anak. Biarkan mereka melihat kita sedang melakukan aktivitas membaca buku, koran atau majalah. Tanyakan kepada anak, apakah mereka ingin bergabung untuk membaca bersama kita. Mari lakukan kebiasaan positif untuk membacakan buku bagi anak kita. Hanya minimal 10 menit per hari, tetapi merupakan investasi berharga yang akan berpengaruh besar terhadap masa depan anak-anak kita. Sudahkah kita menyiapkan,  buku apa yang akan kita bacakan untuk anak kita pada hari ini ? (Ranis Sastri)

Sumber :
Rise Magazine : Inform-Inspire-Encourage. March – May 2014.
Dadsread.org.au
www.readtomychild.com.au
Promoting Brochure for Children’s Literacy : West Torrens Libraries (www.wtcc.sa.gov.au/library)

Tinggalkan Balasan