5 Cara Mempertahankan Minat Belajar Anak

Mempertahankan Minat Belajar Anak
Sumber: Freepik.com/fwstudio

Sebagai orang dewasa, sering kali merasa bahwa menumbuhkan Minat belajar pada anak merupakan hal yang sulit. Hal ini wajar karena banyak orang dewasa yang enggan belajar, mereka beranggapan bahwa anak-anaklah yang harus belajar agar menjadi pintar. Anggapan seperti ini membuat anak-anak tumbuh menjadi generasi yang benci belajar karena proses belajar tidak menyenangkan.  

Agar kita dapat menumbuhkan Minat belajar pada anak, maka proses belajar harus dilakukan dengan sepenuhnya menyenangkan. Lalu, kalau anak sudah tumbuh Minat belajarnya, bagaimana cara untuk mempertahankan Minat belajar anak tersebut? Berikut cara mempertahankan Minat belajar anak:

Kenali karakter anak

Setiap anak memiliki karakter yang berbeda. Dalam hal gaya belajar, masing-masing anak juga berbeda. Ayah Bunda bisa cari tahu apakah anak lebih suka belajar dalam suasana yang hening atau dengan iringan musik. Sebagian orang merasa terganggu jika ada suara, tetapi ada juga yang bisa belajar lebih baik sambil mendengarkan musik.

Sesuaikan dengan Kemampuan Anak

Penelitian telah membuktikan bahwa beristirahat saat lelah bisa meningkatkan produktivitas. Bila anak sudah lelah, jangan dipaksakan untuk terus belajar, biarkan anak beristirahat yang cukup. Misalnya ketika pulang sekolah, biasakan agar anak istirahat terlebih dahulu walau hanya 1-2 jam. Kurang istirahat akan mempengaruhi konsentrasi belajar pada keesokan harinya.

Baca juga

Ciptakan lingkungan belajar yang nyaman

Tempat yang berantakan dapat membuat anak tidak nyaman melakukan proses belajarnya. Pentingnya menyimpan alat tulis dan perlengkapan lainnya dengan rapi serta pastikan ruang belajar anak cukup terang dan aman. 

Beri motivasi kepada anak

Motivasi serta dukungan dari Ayah Bunda dapat membuat anak senang. Ajak anak berdiskusi tentang cita-citanya, serta melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan motivasi belajar anak. Ayah Bunda juga bisa mendongeng kisah-kisah orang sukses mengenai cara meraih kesuksesannya. Dengan begitu, anak akan termotivasi dan Minat belajar anak dapat dipertahankan.

Beri reward

Memberi reward merupakan bentuk rasa cinta orang tua kepada anak. Reward tidak perlu berupa barang, tapi kita bisa memberikan pelukan atau pujian seperti, “wah, anak Bunda rajin ya,”. Reward ini dapat membentuk anak memiliki rasa percaya diri. Anak merasa bahwa orang-orang di sekitarnya turut bahagia, bangga, dan menghargai atas usaha dari pencapaiannya.

Ayah Bunda, yuk kita terapkan 5 cara di atas, agar bisa mempertahankan Minat belajar anak serta menumbuhkan Minat belajar anak secara intrinsik. Salam biMBA. (Aps)

Tinggalkan Balasan