5 Kegiatan Menyenangkan untuk Menstimulasi Otak Anak

Kegiatan Menyenangkan untuk Menstimulasi Otak Anak
Sumber: Freepik/master1305

Apakah Ayah Bunda tahu? Bahwa otak anak usia dini berisi 100 miliar neuron. Menurut ahli, bahwa pada tahun pertamanya, berjuta-juta koneksi sel akan tumbuh di dalam otak anak. Perkembangan koneksi otak balita akan menjadi optimal dengan stimulasi aktif.

Perlu ditekankan bahwa orang tua perlu mengarahkan anaknya beragam hal yang mampu meningkatkan kemampuan otak anak dengan permainan menyenangkan. Di saat usia balita, si kecil akan mengalami hal-hal baru di setiap harinya. Anak akan fokus untuk menyerap dunia di sekitarnya. Pada periode ini, mereka juga akan belajar untuk koordinasi dengan tubuh. 

Baca juga

Banyak cara yang bisa orang tua lakukan untuk mencari ide aktivitas seru untuk mengembangkan stimulasi otak anak pada usia dini. Bunda dapat membantu tumbuh kembang anak dengan terlibat dalam permainan dan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan di rumah maupun di luar rumah, seperti:

Bermain Puzzle dan Mewarnai

Mengajak anak melakukan sesuatu dengan tangannya sendiri merupakan hal yang dapat membantu mengembangkan pemikiran dan keterampilan dalam memecahkan masalah anak. Bebaskan ia untuk melakukan apapun yang ia suka. Salah satu contoh permainan yang bisa Ayah Bunda berikan yaitu bermain puzzle dan mewarnai. Kegiatan ini bertujuan untuk merangsang imajinasi dan kreativitasnya, sekaligus sensorik halusnya. 

Membaca Buku

Membaca buku merupakan salah satu aktivitas yang dapat membuat si kecil tumbuh menjadi anak yang rajin. Membacakan buku untuk anak bisa dimulai sejak anak belum bisa memahami kata-kata yang dibacakan. Kegiatan ini bermanfaat untuk mengembangkan kemampuan berbahasa si kecil.

Semakin banyak ia mendengar dan mengenal kata, makin cepat pula pertumbuhan otaknya menjadi meningkat. Selain itu, anak-anak yang mulai dibacakan buku dan membaca buku sejak usia dini akan memiliki minat baca yang luar biasa.

Bermain Musik

Tidak hanya dikhususkan untuk orang dewasa saja. Ternyata bermain alat musik dan mendengarkan musik juga bisa membantu meningkatkan kekuatan sel-sel pada otak. Inilah yang kemudian membuat kecerdasan si kecil bisa bertambah. Tak heran jika banyak orang yang merasa lebih mudah fokus saat belajar dengan mendengarkan musik.

Olahraga

Berolahraga Tidak hanya membuat anak jadi sehat dan kuat, namun olahraga juga dapat mengasah kemampuan motoriknya. Aktivitas fisik seperti olahraga membantu meningkatkan aliran darah ke otak serta membangun sel-sel otak baru yang penting untuk perkembangan otak agar anak tumbuh sehat.

Variasikan aktivitas fisik yang dilakukan agar anak tak bosan, misalnya sesekali cobalah ajak anak untuk menari. Meskipun tarian yang dilakukan si kecil tampak tidak teratur, namun aktivitas ini mendorong ia jadi lebih semangat dan memahami ritme, melatih kemampuan koordinasi tubuh, serta alat untuk menyalurkan ekspresi diri.

Belajar Bahasa

Mempelajari bahasa bukan hanya diperlukan untuk yang sudah dewasa saja. Anak perlu dilatih untuk belajar bahasa, baik bahasa Ibu atau pun bahasa asing. Sebab belajar bahasa dapat meningkatkan potensi sel-sel otak untuk memahami sesuatu dengan lebih cepat. Jika si kecil menguasai lebih dari satu bahasa, sel-sel otaknya akan lebih kuat karena otaknya sibuk memilih bahasa mana yang akan digunakan.

Nah, itu tadi merupakan kelima cara yang bisa Ayah Bunda terapkan dalam proses mengembangkan stimulasi otak pada anak. Selain dari kelima contoh di atas, masih banyak lagi contoh dan ide-ide yang Ayah Bunda bisa terapkan, hanya saja prosesnya harus selalu menyenangkan bagi anak. (Ajr)

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.