7 Kegiatan Seru Murid biMBA di Kampoeng Wisata Cinangneng

7 Kegiatan Seru Murid biMBA di Kampoeng Wisata Cinangneng

Bogor – Bermain di alam termasuk kegiatan menyenangkan yang dilakukan murid biMBA Jatinegara Lio. Apalagi ditambah dengan suasana pedesaan yang asri dan teduh. Murid biMBA pun diajak untuk bermain sambil belajar mengenal banyak hal di sana, penasaran kan? Yuk, kita simak 7 kegiatan seru murid biMBA di Kampoeng Wisata Cinangneng:

Bermain Gamelan

Murid biMBA diperkenalkan alat musik Gamelan. Gamelan ini merupakan seperangkat alat musik yang cara memainkannya berbeda dengan alat musik lain yang kebanyakan menggunakan not balok. Murid biMBA diberi kesempatan untuk memainkan alat ini dengan dipandu oleh kakak pemandu yang sudah mahir. Meskipun sulit, tetapi murid tetap berusaha memainkan gamelan tersebut hingga menghasilkan suara.

Menanam Padi

Kegiatan menanam padi merupakan kegiatan yang seru dan mengesankan bagi murid biMBA. Sebelum terjun ke lahan sawah yang berlumpur, pemandu terlebih dahulu menjelaskan bagaimana cara menanam padi dengan sistem tandur. Tandur adalah menanam padi dengan cara mundur, meskipun awalnya ragu untuk terjun ke lahan tetapi murid biMBA tetap turun dan mencoba menanam padi.

Memandikan Kerbau

Setelah menanam padi di sawah, murid biMBA menuju sungai Cinangneng untuk memandikan kerbau. Kegiatan memandikan kerbau juga sangat mengasyikkan, lho. Mereka mencemplungkan dirinya ke sungai yang airnya dingin dan segar, kemudian menyibak air dengan kedua tangan sambil mengusap kerbau.

Membuat Kue dan Minuman Tradisional

Kemudian, murid biMBA mempraktikkan langsung cara membuat kue pukis dan minuman jahe. Seru dan menyenangkan, kakak pemandunya sangat sabar menuntun anak-anak belajar membuat adonan kue, memasukkan ke dalam mangkuk kecil hingga akhirnya di kukus di atas kompor. Dilanjutkan dengan membuat minuman jahe, pertama murid biMBA diajarkan memblender jahe, merebus, dan mencicipinya.

Membuat Wayang dari Batang Daun Singkong

Kegiatan berikutnya adalah membuat wayang dari daun singkong. Nah, membuat wayang ini awalnya sedikit rumit, maka itu orangtua murid yang datang ikut membantu dengan cara diputar-putar dan dipilin hingga menjadi sebuah wajah yang lucu.

Melukis Topi Caping

Topi caping adalah topi yang biasa dipakai pak tani ketika sedang di sawah. Uniknya, anak-anak diberi kesempatan untuk membuat lukisan dari topi tersebut menggunakan cat air. Mereka bebas berkreasi dan diperbolehkan mewarnai apa pun yang mereka sukai.

Menari Tradisional

Sebelum mulai menari, murid biMBA terlebih dahulu diajarkan gerakan-gerakan dasar menari adat sunda tersebut. Mereka juga diberikan selendang dan penutup kepala berwarna senada. Setelah itu bersama-sama menari Jaipong yang diiringi dengan musik.

Wah, seru sekali bukan kegiatan yang diikuti murid biMBA Jatinegara Lio ini? Wisata edukasi yang bersamaan dengan hari pahlawan ini pun berlangsung sukses dan menyenangkan bagi murid biMBA. (Ern)

Antusiasme murid biMBA Jatinegara Lio mengikuti kegiatan
Antusiasme murid biMBA Jatinegara Lio mengikuti kegiatan
Bermain Gamelan
Bermain Gamelan
Menanam Padi
Menanam Padi
Membuat Kue dan Minuman Tradisional
Membuat Kue dan Minuman Tradisional
Membuat Wayang dari Batang Daun Singkong
Membuat Wayang dari Batang Daun Singkong
Melukis Topi Caping
Melukis Topi Caping
Foto bersama
Foto bersama

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: