7 Tips Mendongeng Menyenangkan Untuk Anak

Tips Mendongeng Menyenangkan Untuk Anak

Mendongeng adalah kegiatan yang biasa dilakukan orangtua pada anaknya. Aktivitas ini sangat disukai anak-anak bahkan sejak zaman dahulu. Saat Ayah bunda berdongeng untuk anak, mereka seakan diajak berfantasi ke alam imajinasi. Tentu saja mendongeng memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah menambah wawasan, pengetahuan, akhlak dan budi pekerti, meningkatkan kemampuan berbahasa pada anak, serta meningkatkan Minat baca pada anak.

Baca: Ayo, Biasakan Mendongeng Untuk Anak

Anak yang terbiasa dibacakan dongeng sejak usia dini, akan terlatih dekat dan mencintai buku. Membiasakan anak mendengarkan dongeng akan menimbulkan rasa ingin tahu dan ketertarikan mereka tentang isi buku tersebut. Minat baca semakin berkembang bila temanya disukai anak dan dilakukan dengan cara yang menyenangkan.

Agar anak tidak merasa bosan dengan dongeng yang diberikan, Ayah bunda perlu belajar teknik dasar mendongeng. Menurut seorang pakar anak, pencipta lagu anak, dan story teller, Kak Zepe, inilah tips mendongeng menyenangkan untuk anak:

1. Memilih Cerita yang Baik

Pilihlah cerita yang baik dan berkualitas. Saat ini banyak sekali terbit buku-buku cerita yang menarik. Usahakan mencari buku yang tidak tebal tetapi memiliki banyak gambar, penuh warna dan memiliki pesan moral. Cerita yang baik adalah cerita yang mengandung unsur pendidikan, kedamaian, cinta kasih, kelembutan, dan kebaikan. Hindari cerita yang mengandung unsur peperangan, kekerasan, balas dendam, sihir, dan lain-lain.

Baca: Memilih Bacaan untuk Mengembangkan Minat Baca Anak

2. Menguasai Jalan Cerita

Cara terbaik menguasai sebuah cerita bukanlah menghafalkannya, melainkan memahami seluruh isi cerita. Biasanya dibutuhkan membaca berkali-kali agar kita bisa menguasai cerita itu sepenuhnya. Bila perlu, kita juga boleh memodifikasi cerita agar lebih menarik. Selain itu, modifikasi cerita juga sangat penting untuk menghindari kata-kata yang belum layak di dengar oleh anak-anak.

3. Pelajari Karakter Tokoh

Mempelajari penokohan dalam suatu cerita juga sangat penting. Biasanya, semakin sedikit tokoh yang ada di dalam suatu cerita anak, maka cerita itu akan semakin mudah dan menarik untuk didongengkan bagi anak-anak. Hal ini juga memudahkan kita dalam mempelajari tokoh-tokoh yang ada di dalam sebuah cerita. Semakin kita memahami karakter yang ada di dalam sebuah cerita, maka kita akan semakin mudah mengekpresikan dan membuat variasi suara dan tingkah lakunya. Jangan lupa gunakan ekspresi, gaya, dan suara yang lucu agar anak semakin tertarik.

4. Suasana yang Tepat

Suasana terbaik bagi anak untuk bisa menerima atau mendengarkan dongeng adalah suasana yang santai, tidak tegang, dan tidak formal. Agar manfaat mendongeng menjadi efektif kita juga perlu memperhatikan waktu yang tepat, yaitu sebelum anak tidur. Di saat anak mengantuk dan mendengarkan ayah bunda, maka pesan moral akan lebih mudah terserap ke bawah alam sadar, sehingga anak akan mengingatnya terus dan mau melakukannya.

Baca: Yuk! Mendongeng dengan Menyenangkan

Moment ini dapat dimanfaatkan untuk mengubah karakter anak yang kurang baik, anak yang biasanya sulit makan atau cengeng. Berdongenglah dengan tema cerita yang berkaitan dengan masalah si anak menjelang mereka tidur dan bisikan ke bawah alam sadarnya, maka anak itu lambat laun perilakunya akan berubah.

5. Kontak Mata dan Fisik

Kontak mata sangat penting untuk “mencuri perhatian” anak. Bila mata kita tidak terfokus pada mata si anak, maka ada kemungkinan mereka kehilangan konsentrasi untuk mendengarkan cerita yang diperdengarkan. Kontak fisik juga sangat penting agar saat konsentrasi si anak mulai memudar, kita bisa mengekspresikan cerita yang kita bawakan kepada mereka. Kontak mata dan fisik bermanfaat untuk menambah kedekatan dengan anak.

6. Gunakan Media Gambar

Penggunaan media ini bisa dengan gambar yang sudah ada di dalam buku cerita. Namun sebagai pelengkap, jangan lupa mempersiapkan kertas gambar dan pensil. Siapa tahu anak belum tahu beberapa benda yang diceritakan dan Ayah bunda bisa menggambarkan untuk anak.

7. Gunakan Media Boneka

Boneka tidak hanya sarana bermain, tapi juga bisa menjadi sarana atau media mendongeng yang menarik. Agar cerita yang dibawakan bisa lebih menarik dan lebih nyata, ayah bunda bisa menggunakan media boneka pada saat mendongeng. Gunakan boneka yang sesuai dengan tokoh cerita yang Anda dongengkan.

Nah, Ayah bunda sudah tahu kan tips menyenangkan untuk berdongeng pada anak? Yuk saatnya Anda terapkan pada buah hati Anda di rumah. (Ern)

Sumber gambar: http://www.parenting.co.id

 

 

Tinggalkan Balasan