Anak adalah Si Peniru Ulung

Anak adalah Si Peniru Ulung
Jadikanlah membaca sebagai kenikmatan bagi anak-anak.
[indopos.com] .
Ayah Bunda, proses meniru adalah proses belajar anak. Otak anak laksana spons yang begitu kuat menyerap segala hal yang diterimanya, otak mereka berkembang sangat pesat khususnya pada masa keemasan mereka atau golden age, yakni usia 0 hingga 6 tahun. Pada usia ini, peran Ayah bunda untuk memberikan stimulus sangatlah penting, karena sikap, perilaku dan kata-kata yang baik atau buruk akan di copy paste oleh anak.

Sebuah penelitian menyatakan bahwa anak-anak meniru setidaknya 25 persen perkataan orang yang sering didengar oleh mereka dan sekitar 60-70 persen anak akan meniru tindakan yang dilihat dari orang-orang yang ada di sekitarnya. Mulai dari cara berpakaian, cara duduk, gaya bicara hingga hal yang menjadi favorit orangtuanya.

Baca: Menanamkan Nilai Baik pada Anak

Ayah bunda mungkin juga pernah merasakan hal yang sama seperti saya, melihat sikap, perilaku, dan kata-kata anak kita meniru dari apa yang dilihat dan terjadi di sekitarnya. Apakah ayah bunda sadar akan hal ini? bahwa ternyata anak mengidolakan kita sebagai orang tuanya. Oleh karena itu akan kita arahkan ke manakah jalan hidup anak kita?

Jika ingin mendapatkan anak yang baik, jadikan diri Anda baik pula. Jika Ingin mendapatkan anak yang penuh rasa kasih sayang, jadikanlah diri Anda pribadi yang penuh cinta kasih. Jika ingin anak Anda gemar membaca, jadikanlah membaca sebagai kenikmatan bagi Anda.

Anak dilahirkan untuk mengetahui dan mengeksplorasi apa yang ada di dunia. Membaca adalah salah satu cara agar anak Anda dapat melihat jendela dunia sehingga cakrawala pengetahuan mereka menjadi luas. Hal ini akan berpengaruh terhadap pola pikir, cara pandang, bahkan perilaku mereka.

Sering kali Anda merasa bahwa ini adalah suatu tugas yang penuh tantangan untuk menumbuhkan Minat baca pada anak. Apalagi Anda harus membagi waktu sedemikian rupa di tengah kesibukan dan aktivitas rutin. Padahal apa yang ditiru anak dimulai dari nilai-nilai yang diajarkan lewat sikap dan perbuatan Ayah bunda sehingga akan menjadi pendidikan karakter bagi mereka.

Kuncinya adalah bagaimana Anda dapat meningkatkan kecintaan dalam membaca. Beberapa hal ini dapat membantu Ayah bunda untuk meningkatkan kegemaran membaca pada anak:

Memupuk Rasa Ingin Tahu

Sebelum Anda mengajak anak membaca, Ayah bunda harus bisa memupuk rasa ingin tahu yang besar dalam benak anak-anak, karena ketertarikan tidak bisa dipaksakan, tapi bisa ditularkan! Biarkan anak bertanya berbagai hal yang mereka ingin ketahui. Jangan memotong pertanyaan mereka hanya karena Ayah bunda malas untuk menjawabnya. Jelaskan dan ajak mereka mengeksplorasi lebih dalam pertanyaan tersebut lewat membaca.

Cari Bacaan yang Diminati Anak

Ajak anak ke toko buku atau perpustakaan dekat rumah. Ayah bunda dapat berbagi ide dengan anak untuk memilih buku baru yang menarik untuk di baca. Sangat penting bagi Anda untuk memilih buku anak-anak yang mempunyai ilustrasi gambar lucu dan menarik. Ayah bunda tidak harus membeli buku baru, tetapi dapat juga memanfaatkan buku-buku yang sudah dimiliki di rumah atau mengajak anak browsing internet untuk menjawab pertanyaan mereka.

Baca: Memilih Bacaan untuk Mengembangkan Minat Baca Anak

Perpustakaan Mini

Terkadang buku yang dimiliki oleh anak bertebaran di mana-mana. Ketika dibutuhkan, Ayah bunda kesulitan untuk mencarinya. Susun buku-buku koleksi anak tersebut di tempat yang mudah dijangkau dan nyaman untuk anak. Libatkan anak untuk berpartisipasi membantu menyusun buku-bukunya sendiri. Buku dapat disusun berdasarkan kategori, misalnya cerita agama, dongeng, science dan lain-lain. Buat anak merasa senang bahwa mereka memiliki perpustakaan sendiri.

Tema Bacaan Menjadi Obrolan Menarik

Isi cerita dari buku yang sudah dibaca dapat Anda jadikan obrolan menarik untuk diceritakan kembali di saat makan bersama, di dalam mobil atau ketika menjelang tidur. Biarkan anak bercerita dengan ceriwis, terkadang dengan ekspresi yang membuat kita tertawa geli melihatnya. Selain melatih verbal mereka, ini juga dapat membantu mereka melewati proses berbagi informasi yang sudah mereka serap dari bacaan tersebut.

Mendongeng untuk Anak

Ayah bunda juga dapat menjadi story teller untuk anak-anak, bacakan buku cerita sambil mendongeng. Misalnya menirukan suara binatang yang ada di buku, membuat intonasi suara yang berbeda-beda sesuai karakter tokoh cerita, bergaya interaktif akan menambah antusias dan ketertarikan anak untuk gemar membaca.

Jadikan Membaca sebagai Kegiatan Rutin Keluarga

Buat program rutin untuk menemani anak membaca setidaknya 1-2 buku cerita dalam sehari. Bila pergi ke mal atau pertokoan bersama keluarga, sediakan waktu untuk mampir ke toko buku. Biasanya pertokoan sudah mendekorasi seindah mungkin untuk menarik perhatian anak-anak.

Baca: Budaya Baca Dimulai dari Keluarga

Bahkan di beberapa tempat sudah disediakan area pojok khusus yang menyediakan buku-buku lengkap dengan tempat membaca yang nyaman untuk anak-anak. Anak Anda bisa mendapatkan inspirasi dengan memperhatikan teman-teman sebayanya asyik membaca dan menikmati buku favorit mereka. Hal ini akan menumbuhkan Minat yang sama bagi mereka.

Ayah bunda, anak adalah peniru ulung. Anak belajar dari apa yang di lihat, di dengar dan di rasakan. Yuk berikan hal terbaik untuk anak agar anak meniru hal yang baik sejak dini. Tetap semangat dan terus belajar. (Ranis/Ern)

Tinggalkan Balasan