Anak Berhak Mendapatkan Proses Belajar yang Menyenangkan

Anak Berhak Mendapatkan Proses Belajar yang Menyenangkan

Seorang anak adalah anugerah dari Tuhan yang Maha Kuasa yang diamanahkan kepada setiap orang dewasa. Setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan proses belajar yang menyenangkan sesuai dengan kebutuhan, kesukaan, dan kemampuannya. Kita harus menjadikan anak sebagai subjek belajar demi kepentingan anak sebagai generasi pembelajar mandiri sepanjang hayat.

Menurut Seto Mulyadi selaku Komisi Perlindungan Anak, Belajar adalah hak anak, kita jangan mengajak anak sekolah hanya karena mengejar pencapai statitistik wajib belajar atau bisa kerja dengan baik dikemudian. Namun, ajaklah mereka agar memiliki pengetahuan dan potensi lain karena setiap anak dapat berkembang secara bebas.

Baca juga

Anak menganggap belajar sebagai beban karena memang pendidikan di Indonesia belum bisa menciptakan suasana belajar yang menyenangkan untuk anak. Sebaliknya mereka mendidik secara kaku dan membuat anak menjadi penurut dengan mengekang kebebasan dan kreativitas anak. Pengembangan diri anak bukanlah semata-mata hanya sekedar pencapaian angka-angka, bukan?

Itulah mengapa betapa pentingnya orang dewasa belajar dan memiliki keterampilan untuk dapat menyenangkan anak. Ketika anak belajar melalui proses yang menyenangkan dan guru yang memahami dirinya maka anak akan belajar tanpa merasa terpaksa dan dapat meningkatkan Minat belajar anak secara signifikan. Yuk, kita penuhi hak anak untuk mendapatkan proses belajar yang menyenangkan. (Ern)

Tinggalkan Balasan