Anak Kecanduan Gadget, Orang Tua Wajib Tahu

Anak Kecanduan Gadget, Orang Tua Wajib Tahu
Sumber: Freepik/Pressfoto

Gadget merupakan alat yang dapat mengakses internet yang praktis untuk dibawa kemanapun. Gadget dan internet merupakan satu paket teknologi yang berkembang sangat pesat. Hal ini ditandai dengan pengguna gadget dan internet hampir ke seluruh pelosok bumi.

Para remaja dan orang dewasa dapat mencari informasi apapun dalam hitungan detik. Jika dulunya membaca buku harus ke perpustakaan atau ke toko buku, namun di zaman sekarang buku sudah dalam bentuk digital yang dapat diakses menggunakan gadget.

Lalu, bagaimana dengan anak usia dini? Apakah mereka diperbolehkan menggunakan fasilitas teknologi ini? Pada kenyataannya, saat ini permasalahan yang dihadapi kebanyakan orang tua, bukan tentang boleh atau tidaknya anak usia dini menggunakan fasilitas gadget dan internet ini, melainkan kurangnya pengetahuan Ayah dan Bunda tentang penyebab anak kecanduan gadget serta  pengawasan terhadap anak dalam menggunakan internet.

Gadget dan internet ini sebenarnya bersifat netral. Ia bisa menguntungkan atau membahayakan, tergantung dari individu yang menggunakan. Dapat diibaratkan seperti pisau dapur, hal yang menguntungkan ketika pisau tersebut digunakan untuk mengupas apel, mengiris bawang, dan lain-lain. Namun, akan merugikan jika pisau tersebut membuat orang lain terluka.

Ayah Bunda harus tahu, ternyata anak usia dini belum bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk lho. Semua yang mereka lihat, jika menyenangkan maka cenderung akan ditiru. Mereka belum bisa membedakan mana yang pantas ditiru dan mana yang tidak. Hal ini dikarenakan cara berpikir anak usia dini belum sempurna layaknya orang dewasa.

Baca juga

Oleh karena itu, penting bagi Ayah Bunda dan orang dewasa lainnya untuk mengetahui, apa yang menjadi penyebab anak kecanduan gadget? Penyebab utamanya adalah orang tua sendiri. Mengapa demikian? Ada 3 hal yang dapat menjawab pertanyaan tersebut, yaitu:

1. Orang tua mengabaikan dampak negatif dari gadget.

Kebanyakan orang tua belum mengetahui gadget dapat membuat anak kecanduan. Kecanduan inilah yang menjadi salah satu dampak negatif. Bahkan anak diberikan gadget agar anak tidak berlari-larian, tidak mengganggu Ayah bekerja atau tidak mengganggu Bunda memasak. Sehingga tidak ada pengawasan pada anak.

2. Orang tua yang tidak menyediakan waktu berkualitas untuk anak.

Waktu yang berkualitas sangat perlu dalam keluarga. Waktu berkumpul dapat dilakukan dengan makan bersama atau berkumpul di ruang keluarga lalu membangun obrolan yang seru, serta melakukan permainan yang menyenangkan bagi anak. Faktanya, sering terlihat sebuah keluarga yang sedang berkumpul di satu ruangan atau di meja makan, namun tak ada obrolan apapun, melainkan fokus ke gadget yang ada di tangan masing-masing. Jika orang tua ingin anaknya tidak kecanduan gadget, maka orang tua fokus menemani anak dan tidak menduakannya dengan gadget. Dalam hal ini, anak hanya meniru apa yang dilakukan oleh orang tuanya.

3. Orang tua sibuk bekerja sehingga beralasan lelah.

Ayah Bunda yang senang bekerja, bukan menjadi alasan untuk tidak menyempatkan waktu bersama anak. Perhatian dan kasih sayang dari Ayah Bunda sangat memengaruhi tumbuh kembang anak. Dan kebutuhan utama anak yang harus dipenuhi oleh orang tua adalah hak anak untuk mendapatkan pendidikan. Pendidikan utama didapatkan di rumah dan guru pertama bagi anak adalah Ayah dan Bundanya sendiri.

Jadi, Ayah Bunda sudah mengetahui penyebab anak kecanduan gadget kan? Jika tidak ingin buah hati Ayah Bunda kecanduan gadget, jangan melakukan ketiga hal tersebut ya. Selain itu, apakah ada solusi lain yang dapat Ayah Bunda lakukan? Tentu, solusinya adalah membangun karakter Minat belajar anak sejak usia dini. Ketika Minat belajar anak ditumbuhkan, maka gadget bukan lagi menjadi hal yang negatif, melainkan untuk media belajar yang modern. Penggunaan gadget bagi anak usia dini tentu sangat perlu perhatian dan pengawasan intens dari Ayah Bunda. (Crn)

Tinggalkan Balasan