Bagaimana Menjaga Kedekatan dengan Anak bagi Ibu yang Bekerja?

Bagaimana Menjaga Kedekatan dengan Anak bagi Ibu yang Bekerja?
Sumber: Shutterstock

Memilih bekerja atau menjadi ibu rumah tangga terkadang menjadi dilema tersendiri bagi seorang ibu. Hati kecil tentu ingin untuk selalu berada dekat dengan sang buah hati, namun pada kondisi tertentu mengharuskannya tetap bekerja dan berada jauh dari anak-anaknya.

Bekerja atau tidak bekerja, anak tetap membutuhkan ikatan yang sama kuat dengan ibunya. Hal paling mendasar dari pengasuhan adalah attachment atau kedekatan orang tua dengan anak. Attachment bisa dilakukan kapan pun melalui waktu bersama anak dengan memberikan peluk dan cium.

Baca juga

Ketika waktu bersama anak, fokuskan hati dan pikiran hanya kepadanya

Bagi ibu yang bekerja, sebaiknya saat pulang kantor tidak langsung bermain dengan anak. Mengapa? Karena biasanya seseorang yang dalam keadaan lelah menjadi sensitif dan mudah terpancing amarahnya. Khawatir kalau anak berulah sedikit saja, Bunda lantas marah dan membuat anak sedih.

Sebaiknya buatlah kesepakatan dengan suami atau pengasuh di rumah, bahwa sepulang kerja Anda akan beristirahat dulu selama minimal 30 hingga 60 menit. Setelah selesai mandi dan segar, suasana hati pun menjadi ceria dan siap untuk bermain bersama buah hati tercinta. Kalau ini dilakukan setiap hari, anak akan tetap dekat dengan orang tuanya.

Anak usia balita biasanya belum bisa memahami apakah orang tuanya sedang lelah atau tidak. Dalam pikiran anak, sudah seharian ia tidak berjumpa dengan Ayah dan Bundanya sehingga wajar saja kalau ia ingin langsung bermain bersama.

Ketahuilah Ayah dan Bunda, anak kita sesungguhnya tidak menuntut sesuatu yang berlebihan dari orang tuanya. Waktu satu jam, namun dapat diberikan konsisten setiap hari akan sangat berharga bagi mereka.

Jadi, jika para orang tua tidak bisa memberikan waktu secara kuantitas maka berikanlah waktu yang berkualitas meskipun hanya satu jam sehari. Artinya, fokuskan waktu Ayah dan Bunda untuk anak. Singkirkan gadget agar kebersamaan dengan anak tidak terganggu. Tetaplah alokasikan waktu secara konsisten untuk bermain dengan buah hati tercinta. 

Semoga bermanfaat dan salam biMBA. (LPH)

Tinggalkan Balasan