Bolehkah Anak Usia Dini Belajar Calistung?

Belajar Calistung
Bolehkah anak usia dini belajar baca, tulis dan hitung?
[www.ummi-online.com] .
Mental Hectic adalah suatu kondisi yang kemungkinan dapat terjadi pada balita jika terlalu dini diajarkan calistung. biMBA sangat mendukung sekali pendapat tersebut, bahwa tidak boleh mengajarkan calistung pada anak usia dini karena akan menimbulkan dampak sangat negatif dan membuat anak menjadi BENCI BELAJAR.

Perlu Ayah bunda ketahui bahwa biMBA tidak mengajarkan anak bisa baca, tulis, dan hitung, melainkan bimbingan Minat baca dan belajar anak. Artinya biMBA membimbing MINAT anak untuk senang dengan kegiatan belajar, bukan mengajarkan anak bisa calistung. Pemahaman tersebut yang harus diluruskan oleh semua masyarakat.

Jika anak senang, maka ia akan tertarik, bersemangat, dan termotivasi untuk melakukan kegiatan belajar. Kegiatan belajar yang dimaksud bisa bermacam-macam, ada kegiatan berdialog, bertanya, bernyanyi, bercerita, serta permainan yang bersifat konstruktif dan terarah. Semua kegiatan di biMBA dilakukan dengan proses yang 100% menyenangkan.

Kegiatan apapun yang dilakukan dengan menyenangkan pasti ingin diulangi kembali. Seorang anak yang sudah tumbuh MINAT belajarnya, akan mengulangi lagi kegiatan belajar dengan hati yang gembira tanpa beban, dampaknya kemampuan belajar akan semakin meningkat dan anak menjadi terampil.

Nah, inilah esensi dari biMBA, jika anak tumbuh MINAT belajarnya, maka ia dengan sukarela dan senang hati melakukan kegiatan belajar tanpa dipaksa atau merasa terpaksa. Inilah yang ingin kami tumbuhkan di biMBA-AIUEO, bahwa setiap anak memiliki karakter MINAT belajar yang bisa ditumbuhkan sejak dini. kelak, mereka mampu menjadi generasi pembelajar mandiri sepanjang hayat.

Proses belajar yang dilakukan oleh biMBA-AIUEO dapat mengantisipasi terjadinya mental hectic yang dikhawatirkan oleh orangtua. Kuncinya adalah tumbuhkan MINAT belajar anak bukan memaksa anak untuk belajar. Semoga bermanfaat, tetap semangat dan terus belajar. (LPH/Ern)