Cara Membangun Kedekatan Bersama Anak

Cara Membangun Kedekatan Bersama Anak

Telah kita ketahui, penggunaan gawai alias gadget secara berlebihan banyak disoroti. Bagi anak, penggunaan gadget yang terlalu lama bisa menimbulkan banyak dampak kesehatan. Tapi, apa jadinya jika justru orang tua lah yang terlalu asik bermain dengan gadgetnya? Saat orang tua sibuk bermain gadget, perhatian yang diberikan kepada anak hanya sebagian, sehingga anak kurang mendapat perhatian dari orang tuanya.

Sikap abai yang ditunjukkan orang tua, membuat anak merasa tersisihkan. Situasi ini bisa membuat anak menunjukkan perilaku buruk seperti merengek, berteriak, tantrum, bahkan hiperaktif demi mendapat perhatian Ayah Bundanya. Bahkan, anak bisa benci terhadap gadget, akibat orang tua yang terlalu sibuk dengan gadgetnya dan tak pernah memiliki waktu berkualitas bersama anak.

Kedekatan antara orang tua dengan anak merupakan hal yang sangat penting dalam keluarga. Orang tua memiliki peranan yang sangat besar untuk membangun kedekatan tersebut. Kedekatan ini bisa diartikan sebagai sebuah hubungan yang terjalin secara timbal balik antara orang tua dengan anak, baik secara fisik maupun secara emosi.

Baca juga

Ayah Bunda, yuk simak cara membangun kedekatan dengan anak, berikut ini:

1. Berikan pelukan dan belaian

Belaian dan pelukan yang diberikan oleh orang tua akan membuat anak merasa tenang. Anak yang tumbuh dengan banyak belaian dan pelukan akan menjadi anak yang lebih peka dan penuh kasih sayang terhadap sesama. Memeluk anak minimal 8 kali sehari dapat memberikan energi sehingga anak bisa beraktivitas dan mengoptimalkan potensinya.

2. Luangkan waktu secara konsisten setiap hari

Momen berkualitas bersama anak tercipta dari aktivitas sederhana namun sering. Kebersamaan yang lebih sering dengan anak, menjadi momen untuk membangun kepercayaan, selain itu orang tua juga bisa memahami sepenuhnya karakter anak. Lakukan percakapan sesering mungkin. Membacakan cerita atau buku kepada anak-anak juga bisa menjadi pilihan.

3. Berikan pujian

Pujian sangat dibutuhkan pada masa perkembangan anak, selain itu memberikan pujian juga bisa membangun kedekatan dengan anak, karena anak merasa diapresiasi oleh orang tuanya. Namun, orang tua harus memberikannya secara proporsional. Puji perilaku anak secara spesifik, “Hari ini kamu bangun tidur tidak nangis. Bagus itu.” Hal ini membuat anak akan mengulangi perilakunya yang mendapat pujian.

4. Tidak memanjakan anak

Kedekatan tidak sama dengan memanjakan. Contohnya, di usia batita anak sedang belajar berjalan, meski bolak-balik jatuh, bahkan mungkin terbentur sesuatu. Orang tua tetap harus memberikan kesempatan kepada batita untuk mencobanya sampai ia berhasil berjalan sendiri. Jangan karena alasan sayang dan takut jatuh maka batita tidak didorong untuk mencobanya dan orang tua selalu mengekang anak, ini yang disebut kemanjaan berlebihan, dan jelas tidak baik. Hal ini akan berdampak tidak baik pada anak. Anak tidak bisa mengambil keputusan karena selalu dilarang orang tua dan tidak memiliki privasi akibat orang tua yang selalu ingin ikut campur.

5. Luangkan waktu untuk bermain

Luangkanlah waktu untuk bermain bersama anak. Bermain bersama dapat mempererat hubungan antar anggota keluarga, sekaligus kesempatan untuk bersenang-senang dan melepas kelelahan dari kegiatan sehari-hari. Ketika Ayah Bunda merasa senang, maka anak pun akan dapat merasakan hal serupa. (LPH)

Tinggalkan Balasan