Ciptakan Suasana Cinta di Rumah

suasana cinta di rumah
Sumber: Freepik.com/senivpetro

Terkadang kita sebagai orang tua menaruh banyak harapan pada anak. Kita ingin anak tumbuh menjadi anak yang bisa sopan dan menghargai orang lain. Beberapa orang tua percaya bahwa untuk membentuk hal tersebut harus melalui disiplin yang keras. Tapi tahukah Ayah Bunda, kita dapat membantu anak berperilaku baik, sopan, dan penuh kasih sesuai dengan harapan kita dengan menunjukkan cinta yang tulus dan tanpa syarat.

Bukan dengan kita banyak menuntut anak agar bisa berperilaku sopan dan menghargai orang lain, bukan juga dengan memberikan hukuman jika anak berperilaku tidak sopan. Anak usia dini belum bisa merespon kedisiplinan, peraturan, dan hukuman dengan baik, tetapi mereka merespon cinta tanpa syarat. Anak usia dini belum mencapai tahap tahu mana hal yang benar dan yang salah. Jadi, belum tepat waktunya untuk kita mendisiplinkan anak usia dini dengan aturan yang tegas atau dengan hukuman.

Anak butuh untuk mengembangkan rasa empatinya pada sesama. Agar hal tersebut tercapai kita harus membantu mereka belajar menghargai diri sendiri. Bagaimana cara membantu anak belajar menghargai diri sendiri? Salah satu caranya adalah dengan menghadirkan suasana cinta di rumah.

Baca juga

Dalam suasana penuh cinta dan saling menghargai di rumah, anak akan mengembangkan kemampuannya memahami kata-kata kita sebagai orang tua, hingga akhirnya anak akan meniru contoh perilaku sopan yang kita berikan. Ingat Ayah Bunda, anak adalah peniru. Anak akan meniru apa yang orang tuanya lakukan. Lebih baik berikan contoh yang baik daripada menunggu anak berperilaku buruk lalu memarahi dan menghukumnya. 

Kita sebagai orang tua harus menciptakan rumah dengan suasana yang penuh cinta agar anak dapat mendapatkan pendidikan karakter terbaik. Kita harus memperlakukan anak sebagai seutuhnya manusia. Berusaha mengerti anak bukan kita yang harus dimengerti oleh anak. Marilah kita sebagai orang tua mulai berdamai dengan diri sendiri.

Ekspektasi tinggi terhadap anak hanya akan membuat anak hidup dalam emosi ketakutan karena mengecewakan orang tuanya. Ciptakan suasana penuh cinta di rumah dengan cara sederhana. Misalnya dengan meluangkan waktu berkualitas saat sesi makan bersama, membaca buku, atau saat bermain bersama anak. Bicaralah dari hati ke hati, pastikan kita sebagai orang tua berusaha memposisikan diri sama dengan anak. 

Ayah Bunda, rasa cinta dan kasih sayang bisa menumbuhkan kebahagiaan dan kenyamanan dalam hidup anak. Sebaliknya ketiadaan rasa cinta dan kasih sayang justru akan menyebabkan anak mudah merasakan stres dan berdampak negatif bagi perkembangan mentalnya. Rasa cinta dan kasih sayang harus ditanamkan sejak dini sampai anak tumbuh dewasa. Di sinilah peran penting Ayah Bunda yang harus memiliki kedekatan emosional kepada buah hatinya. (NNF)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.