Dampak Bila Tidak Memiliki Minat Baca

Berkembangnya internet dengan media sosial, selain membawa dampak positif juga membawa dampak negatif yaitu membuat orang malas melakukan kegiatan lain karena terlalu asyik dengan dunia maya. Salah satu kegiatan bermanfaat yang kerap tergeser karena orang terlalu larut beraktifitas dengan internet adalah membaca.

Padahal membaca adalah kebiasaan yang membawa banyak manfaat selain hanya menjadi sarana hiburan, dengan membaca penguasaan bahasa kita akan semakin baik dan tentunya ilmu pengetahuan kita pun akan bertambah. Sebaliknya, inilah beberapa dampak bila tidak memiliki Minat baca.

minat baca

Mungkin kita sering bertanya-tanya mengapa negara kita saat ini sulit berkompetisi dengan bangsa lain. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya kemauan dari diri pribadi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan menambah ilmu dan belajar tentang hal-hal yang bermanfaat. Nah, salah satu sarana untuk mencapai hal tersebut adalah dengan membaca.

Berikut ini adalah dampak bila tidak memiliki Minat baca:

1. Wawasan tak bertambah luas

Bila seseorang tidak suka membaca tentu saja wawasan dan pengetahuannya berbeda dengan orang yang rajin membaca buku. Buku adalah salah satu sarana pendidikan yang paling handal. Bila sudah demikian tentu hidup menjadi seperti katak dalam tempurung, dan pandangan hidup menjadi sempit karena kurangnya kemauan untuk meningkatkan pengetahuan tentu saja akan berpengaruh dalam sikap dan keterampilan dalam menyelesaikan masalah.

2. Ketinggalan informasi

Dampak bila tidak memiliki Minat baca yang kedua adalah seseorang menjadi ketinggalan informasi dan sulit untuk mengembangkan dirinya. Informasi-informasi yang ia lewatkan, misalnya pada berita di surat kabar mungkin saja sesungguhnya bermanfaat bagi yang bersangkutan.

3. Memicu kebodohan

Sesungguhnya tak ada orang bodoh di dunia ini bila mereka dilahirkan dengan anggota tubuh atau jasmani, dan rohani yang lengkap dan sehat. Dengan kondisi yang normal seperti itu sesungguhnya mereka berupaya untuk belajar agar memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas.

Tetapi sayangnya rasa malas kerap menjadi penghalang, misalnya rasa malas dalam membaca buku. Padahal untuk menjadi orang pandai dan arif kita tak hanya mengandalkan pendidikan formal saja, tetapi juga harus rajin belajar yang salah satu sarananya adalah buku. Dengan buku terbukti sudah banyak orang menjadi pandai dan kaya.

4. Kurangnya kualitas diri

Kurangnya keinginan untuk belajar demi menambah wawasan dan ilmu pengetahuan akan berpengaruh kepada kualitas pribadi seseorang dan kualitas pribadi tersebut akan berdampak kepada kehidupan yang bersangkutan. Malas membaca sebagai upaya untuk menambah ilmu dan wawasan akan membuat pandangan seseorang menjadi sempit dan ketinggalan informasi. Seseorang yang kurang wawasan bisa saja mudah diprovokasi, mudah mempercayai issu yang merugikan, atau mungkin mudah dimanfaatkan dan dirugikan oleh orang lain.

5. Tak bisa berkontribusi dalam membangun bangsa

Satu hal yang menjadi tolok ukur kemajuan dan peradaban suatu bangsa adalah budaya membaca yang dilakukan oleh masyarakatnya. Oleh karena itu bila ingin berpartisipasi dalam memajukan negara kita, sesungguhnya kita bisa memulai dari diri sendiri yaitu dengan menumbuhkan Minat baca.

Sebagaimana yang sering kita dengar bahwa buku adalah gudang ilmu, maka dari bukulah kita bisa memperoleh beragam pengetahuan yang berguna bagi diri sendiri dan bila kita bersedia untuk membaginya dengan orang lain maka pengetahuan yang kita kuasai juga bisa membawa manfaat bagi orang lain.

Demikianlah beberapa dampak bila tidak memiliki Minat baca dan kurangnya keinginan untuk meningkatkan pengetahuan dengan belajar. Jadi mulai saat ini biasakan untuk rajin membaca buku terutama di kalangan generasi mudah penerus bangsa. (Pk/Ern)