Fun Learning Harus Diwujudkan Sepanjang Masa

Fun Learning Harus Diwujudkan Sepanjang Masa

Setiap anak sesungguhnya adalah pembelajar sejak lahir. Contohnya saat masih usia dini, mereka suka mencoba dan bertanya tentang segala sesuatu. Hal tersebut menunjukkan keingintahuannya yang besar, sebagaimana ciri seorang pembelajar. Tetapi sifat pembelajar tersebut meredup seiring bertambahnya usia. Penyebabnya karena pola asuh yang kurang baik dan proses belajar yang tidak menyenangkan (tidak fun learning). Misalnya banyak larangan yang disertai suara keras dan kasar, dicela serta tidak diberi apresiasi ketika anak mampu melakukan sesuatu.

Peristiwa tersebut dapat menyebabkan perasaan anak menjadi tidak bahagia. Jika terus terjadi, mungkinkah Minat atau keinginan belajar pada anak bisa ditumbuhkan? Jawabnya tentu tidak. Anak-anak membutuhkan perasaan nyaman dalam melakukan aktivitas apa pun, termasuk saat melakukan proses belajar. Dalam beberapa kasus, perasaan tidak nyaman juga menjadi penyebab anak mudah marah, tidak mau melakukan apa pun, atau ngambek dan perilaku kurang baik lainnya.

Kebahagiaan menjadi hal terpenting bagi setiap manusia, inilah yang menjadi salah satu dari tujuh nilai dasar biMBA. Sebagaimana disebutkan bahwa pelaksanaan pendidikan yang menyenangkan (fun learning) merupakan proses belajar mengajar yang harus diwujudkan sepanjang masa. Menyenangkan dalam konteks ini bukan berarti hiburan, melainkan kenikmatan proses belajar. Lalu bagaimanakah cara menciptakan fun learning yang bisa diterapkan di mana pun, termasuk di rumah?

Baca juga

Proses belajar yang menyenangkan (fun learning) merupakan syarat mutlak dalam menumbuhkan Minat belajar, anak akan senang mengulang kembali kegiatan yang dilakukannya. Hal ini akan berdampak pada kemampuan anak yang meningkat. Kemampuan yang semakin meningkat inilah yang akan menjadikan anak lebih siap dalam belajar.

Kesiapan anak itulah yang akan menimbulkan kenikmatan dalam belajar. Proses belajar pun akan semakin menyenangkan bagi anak, sehingga akan tumbuh Minat belajar yang luar biasa. Anak dapat belajar di mana pun, kapan pun, dan tanpa harus bergantung pada siapa pun. Hal inilah yang akan menjadikan anak sebagai pembelajar mandiri. Untuk menciptakan fun learning, maka wajib diikuti dengan proses belajar secara bertahap dan individual.

Mengapa wajib secara bertahap dan individual? Jawabannya karena proses belajar yang fun learning tidak akan tercipta jika tidak dilakukan secara bertahap. Begitu pula dengan proses belajar yang bertahap juga tidak akan tercapai jika tidak dilakukan melalui pendekatan individual. Oleh karena itu, mari kita wujudkan fun learning sepanjang masa. Agar kita dapat membangun generasi pembelajar mandiri yang selalu bahagia berdampak pada kesuksesan. Salam biMBA. (TC/Aks).

#fun_learning

Tinggalkan Balasan