Jika Orang Tua Berbohong Kepada Anak

Jika Orang Tua Berbohong Kepada Anak

Tahukah Ayah bunda bahwa anak kita selalu mendengarkan perkataan kita. Mengapa demikian? Karena anak percaya sepenuhnya pada orang tuanya. Tetapi hal yang terjadi ketika anak mulai beranjak dewasa mereka tidak mau menuruti permintaan dan perkataan kita. Mengapa anak tidak percaya lagi dengan perkataan orang tuanya?

Pernahkah kita berbohong kepada anak, meskipun hanya bohong kecil sekalipun. Tanpa kita sadari hampir setiap hari kita sering membohongi anak. Contoh yang sering terjadi adalah ketika kita harus pergi ke kantor sementara anak menangis ingin ikut, terkadang kita terpaksa membohongi anak dengan mengatakan yang bukan sebenarnya.

Baca juga

Saat kita bohong kecil seperti itu ternyata memiliki dampak yang besar, anak bisa tidak percaya lagi pada orang tuanya karena anak tidak dapat membedakan pernyataan yang bisa dipercaya dan tidak. Akibatnya anak menganggap semua yang diucapkan orang tuanya selalu bohong maka dari itu anak tidak mau lagi menuruti perkataan orang tuanya.

Ayah bunda, berkatalah dengan jujur kepada anak, pastinya membutuhkan waktu untuk memberi pengertian kepada anak. Anak menangis karena belum memahami keadaan orang tuanya yang harus bekerja. Namun, saat diberikan pengertian terus menerus anak akan paham mengapa orang tuanya harus pergi bekerja dan anak tidak bisa ikut.

Jujur adalah kunci kepercayaan. Yuk, kita belajar untuk jujur kepada anak dalam mengatakan sesuatu agar anak mampu memahami dan menuruti perkataan kita. Jangan pernah menyerah, tetap semangat dan terus belajar. (Ern)

 

Tinggalkan Balasan