Kata Bijak Orang Tua Saat Anak Menangis

Kata Bijak Orang Tua Saat Anak Menangis
Sumber: Freepik.com/mdjaff

Adakah Ayah Bunda yang tidak pernah mendengar anaknya menangis? Pastinya tidak ada, ya. Memang menangis ini merupakan suatu keadaan yang wajar yang bisa dirasakan semua orang, baik dari anak kecil sampai yang sudah dewasa. Namun, terkadang kita sebagai orang tua tidak ingin mendengar anak menangis atau bahkan melarang anak untuk menangis. 

Menangis adalah  proses yang penting bagi anak untuk membuang emosi negatifnya. Ini semacam sistem pemulihan alami yang ada di tubuh ketika merasa tersakiti baik fisik maupun emosionalnya. Setelah mengeluarkannya biasanya anak-anak akan merasa lebih tenang.

Oleh karena itu, sebagai orang tua mari kita berusaha memahami ketika anak sedang menangis. Pastinya bagi seorang anak ketika dirinya sedang menangis, tidak ingin mendengar kata-kata kasar yang dapat membuatnya merasa semakin sedih dan terus menangis.

Mungkin banyak dari kita orang tua, yang akan mengatakan kata-kata seperti ini ketika mendengar anaknya menangis, “jangan menangis!, diamlah!, cengeng sekali kamu ini,” dan lain sebagainya. Itulah kata-kata yang harus kita hindari ya Ayah Bunda. Jangan sampai membuat anak tersayang kita malah semakin menangis atau seperti terpaksa berhenti menangis.

Baca juga

Maka dari itu, yuk kita ganti ucapan seperti “jangan menangis!” menjadi kata-kata bijak berikut ini:

Ayah Bunda ada di sini ya sayang

Beritahukan kepada anak bahwa kita berada di dekatnya atau cobalah mendekatinya agar anak merasa tenang dan diperhatikan.

Ayah Bunda tahu kamu sedang menangis

Ini berarti sebagai orang tua kita menunjukkan rasa perhatian kepada anak, sehingga anak akan merasa meskipun sedang menangis tapi tetap diperhatikan.

Ayah Bunda ikut sedih kalau kamu terus menangis

Ketika sebagai orang tua kita berusaha untuk mau merasakan dan memahami apa yang sedang anak alami, biasanya anak akan semakin merasakan kasih sayang kita.

Ayah Bunda dengar kamu kok sayang

Biasanya anak akan menangis semakin kencang ketika kita sebagai orang tua tidak mempedulikannya. Cobalah bertanya tentang hal yang membuatnya menangis, Dengan kita bertanya, anak akan merasa diperhatikan. Serta berilah waktu untuk anak menyelesaikan tangisannya.

Sini Ayah Bunda peluk

Bisa kita berikan pelukan kepada anak kita yang sedang menangis, agar dia merasa lebih tenang dan disayangi.

Coba Ayah Bunda lihat apa yang sakit? (jika ia jatuh atau terluka)

Sebagai orang tua pastinya ingin anak kita baik-baik saja. Begitu kita tahu ada luka di tubuh anak pastinya akan langsung kita obati. Inilah rasa sayangnya orang tua terhadap anaknya.

Kamu mau apa sayang?

Terus hibur anak kita yang sedang menangis tanpa harus dengan ekspresi yang emosi, tapi sabarlah terhadap tingkah anak kita.

Ayah Bunda kembali sebentar lagi (pastikan ini terjadi, jangan bohongi anak)

Berikan waktu anak untuk menyendiri dan menyelesaikan tangisannya. Setelah selesai Ayah Bunda bisa tanyakan “kenapa menangis sayang?” atau “kamu mau apa?”

Jadi, sudah saatnya kita sebagai orang tua berusaha memahami ketika anak sedang menangis. Berikanlah kebahagiaan di masa kecilnya. Salam biMBA. (Hana)

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.