Kenali Sifat dan Karakter Anak Usia 2-7 Tahun

Sifat dan Karakter Anak Usia 2-7 Tahun
Sumber: Freepik.com/mdjaff

Fase usia 2-7 tahun merupakan fase terpenting dalam kehidupan manusia, namun tak sedikit orang tua yang kurang paham sifat dan karakter anak di fase usia ini, sehingga tidak memperlakukan anak dengan pendidikan yang semestinya.

Proses mengenal sifat dan karakter anak sangatlah penting bagi orang tua untuk menjalani peran sebagai orang tua yang baik, dari sekian banyak sifat dan karakter anak, setidaknya ada 10 sifat dan karakter anak yang perlu diketahui dan dipahami oleh Ayah Bunda. Adapun 10 sifat dan karakter tersebut adalah:

1. Banyak bergerak dan tidak bisa diam

Anak-anak di fase ini sedang dalam fase pertumbuhan organ tubuh (termasuk otot dan syaraf). Sehingga, anak usia ini sedang mengeksplorasi tubuh mereka, dengan banyak bergerak.

2. Peniru ulung

Apa yang dilihat, didengar oleh anak akan dilakukan dan dicontoh. Oleh sebab itu, dibutuhkan teladan yang baik dari kita sebagai orang dewasa.

3. Suka membantah

Sikap ini merupakan tanda perkembangan kemandirian dalam anak, mereka melakukan proses belajar untuk mempertahankan diri, beradaptasi dan menjadi pemberani.

4. Belum bisa memilah benar dan salah

Karena memang pada fase usia ini kognisi atau pemahaman terhadap pengetahuan anak belum berkembang sempurna. Cara terbaik mendidik mereka adalah dengan memberikan alasan logis, konkret dan contoh.

Baca juga

5. Banyak bertanya

Ini merupakan bagian dari perkembangan kognisi anak. Rasa ingin tahunya semakin tinggi, sehingga anak semakin sering dan banyak bertanya. Orang tua perlu bijak memberi jawaban sesuai kemampuan berpikir anak.

6. Kemampuan memori yang tajam

Sebagai orang tua perlu berupaya semaksimal mungkin mengisi memori anak dengan kebaikan. Karena pada fase usia ini ibarat kita sedang membangun pondasi pada anak, sehingga ketika sudah dewasa anak sudah memiliki dan terbiasa dengan hal kebaikan.

7. Senang diberi apresiasi

Ini sejatinya merupakan tabiat setiap manusia yaitu senang diapresiasi. Apresiasi atau pujian merupakan penggerak amalan. Selain itu, salah satu manfaat dari adanya pujian adalah untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak.

8. Senang bermain dan bersenang-senang

Bermain merupakan kebutuhan anak dan hak anak yang harus dipenuhi oleh kita orang dewasa khususnya orang tua. Dalam bermain anak belajar skill serta menstimulasi kemampuan dan potensinya.

9. Berpikir imajinatif

Berpikir imajinatif merupakan bagian dari perkembangan akal dan proses berpikir manusia. Fase ini adalah momen terbaik untuk menanamkan keyakinan yang baik kepada anak mengenai adanya Tuhan Sang Maha Pencipta segalanya.

10. Emosi yang tinggi

Di fase ini, anak masih mengenal apa yang ada di dalam diri, termasuk emosinya. Anak cenderung merespon dengan emosi yang sama dalam hal yang penting maupun tidak.

Setelah kita mengenal sifat dan karakter anak ini, semoga kita lebih paham dan dapat memahami anak lebih dalam lagi ya, Ayah Bunda. Teruslah tanamkan kebaikan-kebaikan dalam diri anak. Salam biMBA. (Hana)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.