Kepuasan Orang Tua dan Evaluasi Pelayanan Pendidikan Anak di biMBA AIUEO

Pendidikan Anak di biMBA AIUEO

Oleh: Imam Sutrisno, Direktur Pengembangan YPAI

Pendidikan merupakan kebutuhan dasar manusia guna menjadi manusia seutuhnya. Berbagai upaya dilakukan manusia untuk meningkatkan potensi diri dan keterampilannya dalam menjalani kehidupan. Pendidikan diberikan oleh orang dewasa kepada anak-anak. Sejak anak manusia dilahirkan seyogianya sudah mendapatkan pendidikan dari orang tuanya. Dengan kelembutan, kasih sayang dan kesabaran yang diberikan orang tua untuk membesarkan anaknya agar kelak menjadi seseorang yang berguna bagi masyarakat dan bangsanya.

Sebagai sebuah lembaga pendidikan pada jalur informal, biMBA AIUEO dengan rumah bacanya yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di lebih dari 17 Provinsi di Indonesia berfokus pada pengembangan karakter Minat baca dan Minat belajar anak usia dini. Pendidikan Anak usia dini alternatif ini bertujuan membantu orang tua dalam memenuhi perannya memberikan pendidikan terbaik buat anak mereka. Para guru atau motivator biMBA diberikan pelatihan khusus untuk dapat terjun di lapangan membimbing anak-anak usia dini agar tumbuh dan berkembang Minat baca dan Minat belajarnya, sehingga anak lebih siap mengikuti jenjang pendidikan selanjutnya. Metode biMBA dan kurikulum biMBA harus dikuasai motivator sehingga anak merasa senang bermain dan belajar di kelas.

Baca juga

Lembaga Pendidikan biMBA AIUEO dalam rangka peningkatan mutu pelayanannya mengadakan penelitian melalui survey kepuasan pelanggan pada awal Januari 2022. Tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa besar kepuasan orang tua terhadap program bimbingan minat baca yang diselenggarakannya. Dari beberapa pertanyaan sebagai instrumen penelitian ada lebih dari 7.500 orang tua yang merespon dengan mengisi Google Form yang disebar melalui beberapa group media sosial di berbagai daerah. Berikut ini grafik penyebaran responden orang tua murid.

 

Berikut ini hasil penyebaran kuisoner pada periode tersebut yang didapat sebagai kesimpulan:

1). Kepuasan orang tua terhadap pelayanan biMBA terdapat 39.4 % responden menjawab sangat memuaskan, 57,4 % cukup puas, dan sisanya 3% menjawab biasa saja. 

2). Sebagai bukti efektivitas peningkatan minat baca anak setelah mengikuti program belajar di biMBA. Jawaban orang tua sebanyak 59.2% merasakan peningkatan yang besar, 37.2% merasa cukup meningkat, sedangkan 3.3% yang menyatakan sedikit ada peningkatan.

  

3). Berdasarkan usia anak saat bergabung mengikuti program di biMBA, sebagian besar adalah anak usia <5 tahun sebanyak 41,7 %, diikuti dengan usia <4 tahun sebesar 26.1 %, dan usia <6 Tahun sebesar 22.0 %. Sementara ada juga sedikit usia < 3 tahun dan < 7 tahun yang bergabung sebesar 4.7% dan 5.5%.   

4). Sistem Pembelajaran yang disukai saat pandemi COVID-19 sebagian besar orang tua memilih tatap muka full dengan standar protokol kesehatan 71,4% dan dengan cara hybrid/kombinasi sebanyak 18.6%. Sedangkan orang tua yang lebih concern dengan kesehatan anak sebanyak 10% memilih pembelajaran distance learning (daring).

5). Setiap guru/motivator biMBA AIUEO wajib mengikuti pelatihan dan evaluasi dasar sebelum terjun ke lapangan/kelas untuk membimbing anak. Untuk mengetahui seberapa besar perlakuan atau pelayanan guru/motivator biMBA saat membimbing minat baca anak dalam kuesioner ini diberikan pilihan antara 0~10 dari yang buruk, kurang baik sampai dengan yang memuaskan. 

6). Pembelajaran distance learning sebagai alternatif dalam penyelenggaraan pendidikan saat pendemi dan pasca pandemi. Tidak terkecuali di biMBA AIUEO juga memberikan layanan pendidikan dengan cara daring atau distance learning agar dapat dirasakan oleh anak-anak di berbagai penjuru yang tidak terjangkau unit terdekat. 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.