Manfaat Bermain Bagi Anak

Manfaat Bermain Bagi Anak
Sumber: Pexels.com/Lukas

Perlu diketahui, bahwa anak usia dini sedang dalam masa keemasan atau masa golden age. Mereka memiliki hak bermain sepenuhnya. Sayangnya, pernyataan ini masih sering tidak disetujui oleh para orang tua. Mereka masih beranggapan bahwa jika anak terlalu sering dan lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bermain, anak akan malas.

Selain itu, tidak sedikit orang tua yang beranggapan bahwa bermain merupakan aktivitas yang tidak ada gunanya bagi anak. Padahal faktanya justru bermain memiliki banyak manfaat bagi anak dan juga bisa belajar banyak hal. Sebagai orang tua, Ayah Bunda juga bisa memvariasikan bermain dengan hal-hal yang lebih bermanfaat bagi anak.

Baca juga

Contohnya, bermain sambil belajar yang diterapkan biMBA AIUEO dalam membimbing Minat baca dan Minat belajar anak. Dari pada penasaran, yuk kita lihat apa saja manfaat bermain bagi anak.

1. Meningkatkan kreatifitas anak

Kita tidak bisa menutup-nutupi bahwa anak yang aktif adalah anak yang memiliki daya kreatifitas tinggi. Daya kreatifitas anak akan terus berkembang jika anak lebih aktif dan senang melakukan banyak hal, salah satunya bermain. Ayah Bunda tidak perlu khawatir, jika anak senang bermain berarti anak sedang menyalurkan dan mengembangkan kreatifitasnya. 

2. Menumbuhkan Minat belajar anak

Jika Ayah Bunda telah menitipkan anaknya di biMBA AIUEO, pastinya sudah tahu dong dengan metode fun learning. Metode fun learning yang berarti proses belajar yang sepenuhnya menyenangkan bagi anak. Jadi di sini, kita melihat bahwa metode biMBA adalah bermain sambil belajar yang menyenangkan.

Membuat anak merasa senang adalah hal paling utama. Jika anak sudah senang, maka ia akan melakukan proses belajar itu secara terus menerus, sehingga anak akan senantiasa mengulang kembali kegiatannya. Dampaknya anak akan mampu dan siap dalam proses belajar. Mereka bisa lebih percaya diri dan semakin senang belajar. 

3. Membentuk kecerdasan emosi

Kesuksesan seseorang sering kali dipengaruhi oleh kecerdasan emosinya dan itu telah terbukti. Tidak sedikit orang yang dianggap tidak cerdas tetapi bijaksana, tenang, dan rendah hati.

Nah, rupanya meningkatkan kecerdasan emosi ternyata salah satu dari manfaat bermain yang jarang diketahui para orang tua, padahal ini sangat penting bagi anak. Aktivitas bermain bisa menyalurkan keinginan anak, agresifitasnya, dan menetralisir emosi negatifnya. Inilah yang membuat emosi anak-anak lebih stabil di masa depan.

4. Menghindari anak dari mudah stres

Bermain adalah hal yang menyenangkan bagi anak. Biasanya anak terlihat sangat bahagia saat ia sedang bermain. Jadi sebagai orang tua jangan sekali-kali melarang anak untuk bermain, namun bukan berarti lepas kontrol ya.

Sebagai orang tua, kita juga harus mengerti kondisi anak kita. Jika mereka sudah lelah dan sudah mulai tidak mau, jangan sekali-kali memaksanya untuk terus belajar. Biarkan mereka bermain dan melakukan hal yang membuatnya senang, dengan begini dapat membuat anak menghindari stres yang dapat menimbulkan benci belajar pada anak. 

Mulai sekarang, sepertinya Ayah Bunda harus membuang jauh-jauh pernyataan bahwa bermain bisa membuat anak menjadi malas. Perlu diketahui, hak anak itu ialah bermain. Jadi, jika kita mengambil hak mereka, tentu kita sudah mengambil hak mereka dan tentu berdampak pada kebahagiaan anak.

Bermain tidak selalu berhubungan ke dalam sisi negatif, lho. biMBA AIUEO telah membuktikan dengan memenuhi hak bermain anak dengan menggunakan metode bermain sambil belajar. (Ajr)

 

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.