Manfaat Dongeng Bagi Anak Usia Dini

Manfaat Dongeng Bagi Anak Usia Dini
Sumber: Freepik/Jcomp

Tahukah Ayah Bunda, kini kegiatan yang biasa kita lakukan di masa kecil semakin banyak yang ditinggalkan seiring dengan berkembangnya teknologi. Salah satunya adalah kegiatan mendongeng.

Sebagian besar orang menganggap kegiatan mendongeng hanya untuk menghibur si kecil di hari-hari penting saja. Misalnya, pesta ulang tahun atau pentas baca. Padahal, mendongeng sebenarnya bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. 

Nah, Ayah Bunda tahu gak, ternyata di balik dongeng ini ada banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh anak, lho. Apa saja sih manfaat dari dongeng, yuk simak!

1. Menumbuhkan Minat baca anak

Dengan mendongeng, secara tidak langsung Ayah Bunda sudah berperan aktif dalam menumbuhkan Minat baca anak. Hal ini dikarenakan cerita dan gambar yang ada di dalam buku yang kita dongengkan menarik perhatian mereka. Sehingga, anak-anak yang sering dibacakan dongeng memiliki keingintahuan yang tinggi dan akan berdampak pada anak yang senang dengan kegiatan membaca.  

2. Mengasah kemampuan berbicara

Setelah melakukan kegiatan mendongeng, Ayah Bunda bisa bertanya atau meminta anak untuk menceritakan kembali hal-hal yang berhubungan dengan cerita yang telah didongengkan. Dengan begitu, rasa percaya diri anak akan tumbuh dan berdampak pada kemampuan berbicaranya. 

Baca juga

3. Melatih kemampuan berlogika anak

Ketika mendengarkan dongeng yang sedang dibacakan oleh Ayah Bunda, kemampuan berlogika anak akan ikut berkembang. Rasa ingin tahu yang dimiliki si kecil akan menumbuhkan Minat baca dan belajar yang luar biasa dalam diri anak. Jika anak terbiasa mendengarkan cerita yang kita dongengkan, maka ketika anak memasuki usia sekolah, mereka menjadi lebih mudah memahami apa yang mereka pelajari.

4. Sarana penanaman nilai-nilai positif 

Dalam sebuah dongeng, biasanya kita akan menemukan pesan serta karakter yang bisa menjadi sarana penanaman nilai-nilai positif bagi anak. Nilai positif tersebut bisa diceritakan kembali pada anak setelah kegiatan mendongeng selesai. Dengan cara ini, Ayah Bunda tidak perlu memaksa anak melakukan suatu kebaikan. Sebab, anak dengan sendirinya akan meniru apa yang dilakukan oleh karakter yang ada di dalam dongeng.

5. Mengembangkan daya imajinasi

Ketika menginjak usia 3-7 tahun, anak-anak biasanya memiliki daya imajinasi yang tinggi. Anak akan tumbuh kreatif dan memiliki rasa ingin tahu yang besar. Dengan mendongeng, Ayah Bunda bisa mengarahkan imajinasi si kecil agar tetap positif. Misalnya, mengajak anak untuk ikut serta dalam kegiatan mendongeng yang dilakukan oleh komunitas dongeng. Dengan begitu, anak bisa bertemu dan bersosialisasi dengan teman seumurnya.

6. Hubungan keluarga semakin harmonis

Ketika mendongeng, Ayah Bunda sangat disarankan untuk melakukan kontak fisik dengan anak. Misalnya, dengan memeluk dan membelai kepala mereka. Setiap sentuhan yang diberikan oleh Ayah Bunda akan membuat anak merasa nyaman. Sehingga anak merasa dekat secara emosional dengan orang tuanya dan hubungan keluarga akan semakin harmonis.

Penting bagi Ayah Bunda menyesuaikan tahap perkembangan serta pemahaman anak. Sehingga, si kecil merasa mendongeng adalah kegiatan yang menyenangkan. Selamat mendongeng. Salam biMBA. (FS)

Tinggalkan Balasan