Manfaat Perpustakaan

Manfaat Perpustakaan

Seperti apa  manfaat perpustakaan?

Perpustakaan! Sejak dulu bila saya mendengar kata “perpustakaan” yang ada di benak saya adalah suatu tempat yang membosankan dan tidak menarik. Melihat deretan dan tumpukan buku-buku justru seringkali membuat pusing kepala. Apalagi bila melihat perpustakaan-perpustakaan yang ada di sekolah saya dulu. Letaknya di pojok, atmosfernya suram, bahkan ketika baru masuk ruangan saja, hirupan udaranya sudah terasa penuh debu. Enggan rasanya bila harus mencari buku apalagi untuk duduk berlama-lama di sana.

Sekolah saya dulu, kemudian menjadi sekolah anak saya. Ironisnya, ketika saya melihat perpustakaan di sekolah tersebut, ternyata kondisnya tidak terlalu banyak berubah ketika 26 tahun yang lalu saat saya masih sekolah disana. Spontan terlintas dalam benak saya “bagaimana mungkin murid-murid akan tertarik untuk berlama-lamaan duduk di sana sambil menikmati membaca buku?, mungkin untuk berkunjung saja juga enggan rasanya. It’s not a cozy place!.

Perpustakaan, padahal salah satu tempat dimana kita bisa mengintip ‘otaknya’ para orang hebat. Kita bisa mendapatkan banyak informasi, melihat jendela dunia, membuka cakrawala dan menambah wawasan tentang berbagai hal. Sayang sekali rasanya bila melihat fungsi perpustakaan yang begitu bermanfaat bagi kita, namun belum di optimalkan keberadaannya.

Mengajak anak ke perpustakaan = menstimulasi minat baca

Menumbuhkan minat membaca bukanlah hal yang mudah. Seseorang dapat memiliki motivasi intrinsik untuk gemar membaca tentunya karena telah melewati proses panjang. Oleh karena itu sasaran utama yang paling mudah adalah membidik anak-anak sejak usia dini agar tumbuh minat membacanya. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk membantu anak dalam menumbuhkan minat bacanya. Salah satunya dengan membiasakan mereka untuk berkunjung ke perpustakaan.

Menurut Vanessa Morris, professor ilmu perpustakaan dari Universitas Drexel , Philadelpia, Amerika Serikat, “Anak-anak sebaiknya dibiasakan mengunjungi perpustakaan sebelum usia masuk sekolah. Hal ini merupakan titik awal yang penting bagi intelektual, akademik dan inspirasi sosial bagi generasi mereka”. Dengan terbiasa dekat dengan buku dan keaksaraan sejak usia dini akan mempermudah mereka untuk tertarik dalam belajar. Buku merupakan suatu hal yang “exciting” bagi mereka.

Baca juga

Library is my favorite place

perpus2

Perpustakaan yang baik hendaknya didesign sedemikian rupa agar menarik sehingga dapat menstimulasi imajinasi dan membantu perkembangan anak-anak. Di negara-negara maju, perpustakaan adalah salah satu tempat favoritnya anak-anak. Mereka bisa berlamaan di sana dan asyik membaca buku-buku yang disukainya.

Saat ini saya menjadi paham kenapa anak-anak maupun orang dewasa bisa betah berada di perpustakaan. Sejak tinggal di South Australia, saya sangat bersyukur bisa merasakan fasilitas perpustakaan disini. Seringkali saya berpikir, “kalau saja sejak jaman saya sekolah dulu, perpustakaan di sekolah sudah senyaman ini, saya yakin anak-anak Indonesia akan memiliki minat membaca tinggi”. “Kenapa ya, perpustakaan di Indonesia belum bisa menjadi tempat favorit bagi anak-anak? Our young generations lebih memilih mall sebagai tempat favoritnya.” Padahal majunya Indonesia berada di tangan-tangan mungil anak kita, sang generasi penerus bangsa.

Fasilitas perpustakaan yang kami rasakan disini sangat luar biasa. Hampir setiap hari sepulang sekolah, anak-anak bersemangat mengunjungi perpustakaan. Mereka bisa bebas membaca buku apapun yang mereka sukai. Disana disediakan bangku, sofa dan bantal-bantal empuk yang bentuknya lucu-lucu dan sangat nyaman bagi anak-anak. Ruangannya bersih, cahayanya bagus, designnya juga sangat menarik bagi anak-anak.

Proses meminjam buku sangat mudah. Kami mendaftar gratis sebagai member dan akan mendapatkan kartu perpustakaan. Kartu ini bisa digunakan di semua perpustakaan yang ada di South Australia. Dalam sehari kami boleh meminjam buku hingga 100 buah dan maksimal pengembalian dalam jangka waktu satu bulan. Buku-buku yang kami pinjam boleh dikembalikan di lokasi perpustakaan yang berbeda dengan lokasi dimana kita pinjam, asalkan masih perpustakaan di area South Australia (one card network). Kita juga boleh meminjam dan mengembalikannya di mobil perpustakaan keliling (mobile library).

Selain buku, kami juga boleh meminjam berbagai jenis mainan di Toy Library, CD, DVD, audio books, Wii games, board games, CD/DVD ROMS, peralatan olah raga, majalah, language kits, beberapa peralatan elektronik yang mendukung hobi (seperti perlatan seni ukir) hingga peralatan yang dibutuhkan oleh para disabled person (penyandang cacat). Perpustakaan juga menyediakan komputer, mesin faks, foto copy, scanner, internet dan Wifi hingga berbagai macam games, seperti Xbox dan lain-lain. Suasana dibuat sangat nyaman dan menyenangkan. Berbagai program kegiatan bagi anak juga banyak dilakukan di perpustakaan. Mereka mendesign sedemikian rupa untuk menstimulasi anak agar tumbuh minat membacanya. Kesadaran bahwa “Reading is very important in our life” begitu tinggi. Bila sejak kecil anak sudah terbiasa dekat dengan buku, maka akan mempermudah proses belajar mereka di kemudian hari.

Harapannya, semoga Indonesia pun bisa memiliki banyak perpustakaan yang nyaman dan dapat mengakomodir kebutuhan anak. Anak-anak dapat meminjam berbagai macam buku yang mereka sukai dan butuhkan. Mari kita bantu anak-anak kita untuk menghilangkan persepsi bahwa membaca buku adalah suatu hal yang membosankan. Tanpa perlu membeli buku pun, kita tetap dapat menumbuhkan minat membaca mereka dengan optimal. Ini merupakan mimpi kita bersama.
(Ranis Sastri)

Sumber: http://livability.com/top-10/top-10-libraries-children

Tinggalkan Balasan