Membiasakan Anak Hidup Sederhana

Membiasakan Anak Hidup Sederhana
Sumber: Freepik.com/wavebreakmedia-microFreepik.com/wavebreakmedia-micro

Kita ketahui bersama bahwa segala sesuatu yang sifatnya berlebihan pasti tidak baik dan akan menimbulkan dampak yang negatif. Contohnya saja ketika kita makan secara berlebihan pasti akan mengakibatkan kekenyangan atau malah menjadi obesitas (kelebihan lemak).

Contoh lainnya ketika kita memiliki hobi untuk mengoleksi barang-barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan atau cukup dimiliki dalam jumlah yang sedikit saja, maka dampak dari hobi tersebut menjadikan kita pribadi yang boros, selalu merasa kurang, tidak bersyukur, dan hanya memikirkan kesenangan pada diri sendiri.

Padahal ada beberapa manfaat yang bisa dirasakan dengan memiliki sifat kesederhanaan yaitu hidup merasa cukup, tidak mudah iri dengan apa yang dimiliki orang lain, timbulnya rasa peduli terhadap orang lain.

Maka dari itu, perlu dibiasakan sejak kecil untuk mengenal kesederhanaan atau hidup yang tidak berlebihan, sehingga nantinya ketika sudah tumbuh dewasa sifat kesederhanaan sudah melekat dalam diri anak-anak kita.

Baca juga

Lalu, bagaimana cara membiasakan anak untuk hidup sederhana? Ayah Bunda tidak perlu bingung dan khawatir, yuk simak tips berikut ini: 

Ajak anak untuk senantiasa bersyukur. Bersyukur artinya berterima kasih terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa dalam setiap keadaan, yaitu memuji Tuhan yang telah menciptakan dengan kalimat yang baik dan senantiasa mentaati segala yang diperintah-Nya. Dengan membiasakan anak senantiasa bersyukur, maka ia akan tumbuh menjadi pribadi yang tidak mudah untuk mengeluh.

Kenalkan anak dengan sifat rela menerima. Ajarkan anak untuk bersikap tulus terhadap apa yang diterima dan apa yang menjadi miliknya tanpa rasa iri atau cemburu terhadap yang dimiliki orang lain. Apalagi sifat manusiawi anak adalah ikut-ikutan. Ketika ada salah satu temannya  memiliki barang-barang tertentu, terkadang anak juga menginginkan dan menuntut hal yang sama untuk ia miliki. 

Ajak anak untuk berbagi pada orang lain. Sebelum mengajak anak untuk berbagi, bisa dimulai dengan kita memberikan contoh terlebih dahulu. Ajak anak untuk berbagi dari hal yang sederhana, misalnya berbagi makanan dengan tetangga atau teman. Bisa juga membantu lewat tenaga yang bisa kita berikan, misalnya membantu menyeberangi jalan atau membantu membawakan barang belanjaan.

Ayah Bunda, yuk kita sama-sama mencoba membiasakan anak hidup sederhana. Salam biMBA. (Hana)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.