Mencegah Rasa Minder pada Anak

Mencegah Rasa Minder pada Anak
Anak yang minder akan menghalanginya dalam meraih kesuksesan.
[wartakota.tribunnews.com]
Tahukah Ayah bunda bahwa anak-anak juga belajar mengenai rasa malu sebagai bagian dari perkembangan sosialnya? Nah, dari rasa malu tersebut mereka jadi mengetahui mana perilaku yang dapat diterima oleh masyarakat dan mana yang tidak bisa diterima. Namun, di saat orang dewasa memberikan hukuman yang berlebihan terhadap kesalahan anak secara terus menerus, akan timbul rasa malu yang negatif pada anak yang disebut minder.

Baca juga

Akibat dari rasa malu tersebut, anak menjadi takut berbuat salah, takut mencoba hal baru, minder, bahkan menganggap dirinya adalah seorang yang jahat karena merasa tidak pernah benar. Tentu saja kita tidak ingin anak kita tumbuh menjadi anak yang minder atau rendah diri bukan? Inilah beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menghindari rasa minder pada anak:

1. Berikan anak kasih sayang, sebisa mungkin orang tua menghindari bentakan, teriakan atau hardikan pada anak.

2. Lebih baik memberikan konsekuensi daripada menghukum anak. Misalnya, sudah ada kesepakatan bersama jika anak tidak merapikan mainannya maka tidak boleh menonton televisi.

3. Hindari memberikan konsekuensi tersebut sambil mengomel panjang lebar penuh kemarahan.

4. Mendukung anak melakukan hal-hal yang sulit dilakukan dengan berusaha dan praktik. Contohnya, disaat anak mengatakan “Aku tidak bisa.” Kita bisa membantunya dengan mengatakan “Yuk kita coba sama-sama.”

Ayah bunda, anak yang minder akan menghalanginya dalam meraih kesuksesan dan kebahagiaan karena di dalam dirinya akan terbentuk perasaan bersalah sehingga anak menjadi tertekan. Yuk, hindari rasa minder pada anak dan ajak mereka untuk percaya pada dirinya sendiri. (Ern)

Tinggalkan Balasan