Mendidik Anak Agar Berkarakter Pembelajar, Mandiri, dan Disiplin

Mendidik Anak Agar Berkarakter Pembelajar, Mandiri, dan Disiplin
Sumber: Freepik

Banyak pola asuh orang tua di era masa kini yang memfokuskan pada anak, yang mana hal itu baik namun tidak diimbangi dengan pembiasaan kemandirian dan kedisiplinan. Sehingga menyebabkan anak menjadi manja dan menjadikan ketergantungan hingga dewasa. Lalu bagaimana mendidik anak agar berkarakter pembelajar, mandiri, dan disiplin? Berikut ini beberapa tips untuk orang tua.

1. Tumbuhkan Minat belajar sedini mungkin

Proses menumbuhkan Minat belajar pada anak sebaiknya dilakukan sedini mungkin dan tidak boleh ada paksaan dalam bentuk apapun. Hal ini agar anak menyukai setiap kegiatan positif yang dilakukannya, baik itu aktivitas akademis maupun yang lainnya. Tahapannya juga perlu diperhatikan agar menyenangkan dan disesuaikan dengan karakter dan kesukaan anak. Orang tua tetap mendampingi dengan mengarahkan minat anak.

2. Tunjukkan kasih sayang bukan membebaskan

Bila kasih sayang dengan meluluskan semua permintaan anak, memberikan materi semata, maka kasih sayang akan membuat anak-anak merasa seperti raja. Berikan pelukan, perhatian dan ucapan tak terbatas pada anak terutama saat usia dini. Namun tetap ada aturan yang berlaku, misalnya ketika sudah jam tidur tapi anak masih ingin bermain, orang tua dengan bijak dan tegas memandu anaknya untuk tidur.

3. Berikan pujian

Setiap anak perlu dipuji dan diakui atas usahanya sekecil apapun, bukan karena kemampuan ataupun hasil. Misalkan, orang tua bangga dengan prestasi anak di sekolah. Hal ini bukan karena anak dianggap pintar dan juara, tapi karena anak itu sudah melalui proses bekerja keras untuk mendapatkan prestasi. Sehingga anak-anak terbiasa melakukan sesuatu dengan proses belajar.

Baca juga

4. Mendorong anak melakukan kegiatan yang membangun kemandirian dan disiplin 

Kegiatan-kegiatan seperti olahraga, memakai pakaian sendiri, merapikan mainan, bertanggung jawab merawat hewan peliharaan, menghafal kitab suci, merapikan kamar sendiri, membantu ibu membersihkan rumah, atau sejumlah kegiatan lainnya yang membantu melatih kemandirian dan disiplin.

5. Ajari anak rutinitas

Contohnya setiap pagi, berikan tugas dan jadwal keluarga untuk memberikan peluang bagi anak-anak belajar bertanggung jawab dan disiplin diri. Tanggung jawab terhadap dirinya sendiri “melakukan hal yang benar, bahkan ketika tidak ada yang melihat.” Misalnya, bersiap-siap bangun, mandi,  dan sarapan bersama tepat waktu.

6. Berikan contoh nyata kepada anak

Anak-anak mudah menirukan, baik yang didengar maupun yang dilihat. Berikan contoh kemandirian dan disiplin dimulai dari orang tua sendiri. Misalnya, ketika ingin membiasakan anak merapikan kamarnya sendiri, tunjukkan pada anak cara membersihkan kamar.

Tentu saja beberapa tips di atas diperlukan kesabaran. Dukungan di saat anak mulai malas atau bosan, serta dilakukan dengan cara dan kondisi yang menyenangkan, serta disesuaikan dengan usia masing-masing anak. Selamat mencoba dan semangat menjadi yang terbaik bagi anak-anak. (NH)

Tinggalkan Balasan