Menikmati Peran Menjadi Orang Tua

Menikmati Peran Menjadi Orang Tua
Sumber: Freepik.com

Menjadi orang tua merupakan impian besar bagi pasangan yang sudah menikah. Hadirnya bayi mungil menjadi suatu anugerah luar biasa yang dapat menambah rasa bahagia.

Datangnya buah hati dapat menambah rasa cinta, menguatkan kasih sayang antara Ayah Bunda. Tubuh mungil, wajah imut, serta tingkah lucunya dapat menghadirkan semangat pada diri orang tua dalam menjalani kehidupan.

Berbahagialah wahai Ayah Bunda, yang telah dianugerahi buah hati dari Sang Maha Pemberi. Jaga dan rawatlah dia dengan sebaik-baiknya. Gunakanlah kesempatan yang telah diberi dengan penuh tanggung jawab.

Baca juga

Betapa bahagia dan beruntungnya Ayah Bunda yang telah diamanahi, karena tidak semua pasangan yang telah menikah diberikan suatu amanah untuk menjadi orang tua. Ada yang harus menunggu berbulan-bulan, atau bahkan hingga belasan tahun lamanya

Lalu, bagaimana cara Ayah Bunda bisa menikmati peran menjadi orang tua? Yuk, simak ulasan berikut ini:

1. Bersyukur 

Tidak setiap pasangan diberikan amanah untuk menjadi orang tua. Beruntung dan bersyukurlah Ayah Bunda yang dapat merasakan untuk bermain, mendidik, dan membesarkan buah hatinya. Ketika rasa syukur telah hadir dalam diri maka dalam menjalankan peran pun akan dapat menikmati dalam setiap situasi dan kondisi apapun.

2. Belajar mengerti 

Sebagai orang tua pastinya harus dapat mengenali setiap karakter, potensi, serta kemauan dari anaknya. Setelah itu pahami dan penuhi apa yang menjadi hak serta kebutuhan anak. Poin ini akan menentukan kualitas Ayah dan Bunda dalam mendidik anak agar dapat menjalankan peran dengan baik.

 3. Sayangi dan cintai

Ada pepatah mengatakan “tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta”. Pada dasarnya setiap orang tua menyayangi anaknya, namun masih diperlukan pengenalan lebih mendalam terhadap anak, agar rasa sayang yang ada semakin meningkat menjadi rasa cinta. 

Rasa cinta orang tua terhadap anak akan menimbulkan semangat dalam melakukan dan memberikan yang terbaik untuk anak. Jika peran ini dijalani atas dasar cinta, maka semua akan terasa nikmat tanpa rasa berat.

4. Belajar tanpa henti

Belajar tidak hanya dilakukan saat di bangku sekolah saja, akan tetapi harus terus dilakukan sampai akhir hayat. Belajar bagi orang tua disini maksudnya, belajar tentang tugas dan tanggung jawab dengan baik. Contohnya saat anak bergerak aktif, menangis atau sedang marah, maka sebagai orang tua harus belajar bagaimana mengatasi dan membimbing anak dengan baik.

Mari Ayah Bunda, untuk tetap semangat dan terus belajar dalam menjalankan peran sebagai orang tua.

5. Jalani sepenuh hati

Jika menjalani peran sebagai orang tua dianggap sebuah kewajiban, maka orang tua akan cenderung menganggap anak sebagai beban. Oleh karena itu, sebagai orang tua sebaiknya menjalankan perannya dengan sepenuh hati, agar segala pekerjaan menjadi terasa lebih ringan.

Selain itu, ketika menjalani segala sesuatu dengan sepenuh hati maka setiap proses yang dilalui akan menjadi berarti, menimbulkan sikap positif dalam diri dan pasti berdampak positif terhadap lingkungan sekitar. (Hana)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.