Metode Belajar Meningkatkan Minat Belajar Anak

Metode Belajar Meningkatkan Minat Belajar Anak
Sumber: Pixabay

Banyak orang tua yang mengeluhkan tentang kesulitan konsentrasi pada anak-anak mereka saat belajar. Nah, berbicara mengenai kesulitan konsentrasi, kita perlu melihat terlebih dahulu apakah anak memiliki gangguan berkonsentrasi, atau hanya bisa berkonsentrasi pada hal-hal yang disukai dan menarik perhatiannya saja. Jika anak mampu berkonsentrasi saat bermain game atau melakukan kegiatan yang disukainya, itu tandanya tidak ada masalah konsentrasi pada anak ya Ayah Bunda. 

Sekarang apa yang harus kita lakukan agar anak mampu berkonsentrasi saat belajar? Jadi, untuk membuat anak tertarik dan suka belajar, Ayah Bunda harus membuat kegiatan belajar menjadi kegiatan yang menyenangkan. Berikan pengalaman positif bahwa belajar itu asyik dan menyenangkan. Ayah Bunda bisa mengajak anak belajar dengan cara bermain, sehingga anak tidak menyadari bahwa sebenarnya ia sedang belajar, karena dunia anak adalah dunia bermain bukan belajar. 

Baca juga

Kegiatan belajar seperti di kelas biMBA-AIUEO bisa dilakukan di rumah juga lho Ayah Bunda. Caranya bagaimana? Ayah Bunda bisa ajak anak berdialog, tanyakan kepada anak “kakak kalau K-U-D-A bacanya apa ya?” atau “kakak tahu enggak BAJU hurufnya apa?”. Selain itu, Ayah Bunda juga bisa mengajak anak bernyanyi, memperdengarkan bunyi huruf, angka, kata, sampai kalimat. Luangkan waktu untuk membacakan cerita, atau bermain tebak-tebakan sehingga suasana belajar menjadi menyenangkan bagi anak.

Ayah Bunda jangan lupa ya, berikan pujian juga pada anak, karena pemberian pujian sangat penting sebagai bentuk apresiasi atau penghargaan bagi anak. Hal ini dapat memotivasi dan membangkitkan semangatnya untuk mengulangi kembali kegiatan belajar yang dilakukannya, sehingga anak semakin senang belajar. Inilah tanda bahwa minat belajar anak sudah tumbuh. 

Pujian tidak hanya diberikan saat anak mampu mencapai prestasi saja. Pujian diberikan karena ia semangat saat melakukan proses belajarnya. Penting sekali menghargai proses dan tidak hanya berfokus pada hasil semata. Tanamkan juga dalam diri Ayah Bunda bahwa lebih utama membuat anak suka belajar, bukan sekedar hanya bisa. Karena Jika anak suka, maka ia akan bisa. Tapi jika anak bisa, belum tentu ia suka. Semoga bermanfaat ya Ayah Bunda. (LPH)

Tinggalkan Balasan