Minat Baca di Indonesia

Baca1-300x195

Apa saja faktor penghambat dan cara meningkatkan minat baca?

Bagi sebagian orang, membaca dianggap sebagai hobi, sehingga mereka terbiasa menghabiskan waktu di perpustakaan, berbelanja di toko buku, ataupun sekadar membaca di kamar. Namun, banyak pula orang yang mengabaikan kebiasaan membaca tersebut.

Sebuah negara akan disebut maju jika penduduknya mempunyai minat baca yang tinggi. Dibuktikan dengan jumlah buku yang diterbitkan dan banyaknya jumlah perpustakaan di negara tersebut. Dari hasil survei Unesco menunjukan bahwa Indonesia adalah Negara dengan minat baca masyarakat paling rendah di Asean. Faktanya, penduduk Indonesia lebih banyak mencari informasi dari televisi dan radio dibanding buku atau media baca lainnya.

Bagaimanakah minat baca di Indonesia?

Minat Baca di Indonesia

baca-buku

Topik mengenai minat baca sudah sering diangkat di berbagai media massa, sering pula diperbincangkan dalam seminar. Namun, topik ini masih menarik untuk dibicarakan. Hal ini disebabkan karena sampai detik ini, minat baca masyarakat Indonesia khususnya, masih jalan di tempat atau tidak ada kemajuan.

Banyak usaha telah dilakukan oleh pemerintah untuk menumbuhkan minat baca serta dibantu oleh pihak -pihak lain yang terkait seperti guru, pustakawan, penulis, media massa, instansi pendidikan, dan gerakan cinta buku. Tapi sayang, Indonesia masih menjadi negara dengan minat baca penduduknya yang rendah.

Baca juga

Apa yang menyebabkan minat baca masyarakat Indonesia dikatakan rendah?

Faktor – Faktor Penghambat Minat Baca

minat2

Ada beberapa faktor yang bisa menghambat tumbuhnya minat baca dalam masyarakat, yaitu:

1. Sistem belajar di Indonesia yang pada umumnya belum membuat murid-muridnya harus membaca buku untuk mencari informasi dan pengetahuan lebih dari apa yang diajarkan di kelas.

2. Banyaknya hiburan TV dan permainan-permainan lain yang membuat perhatian anak atau bahkan orang dewasa semakin jauh dari buku. Seharusnya dengan berkembangnya teknologi internet dan berbagai bentuk gadget dapat membawa dampak terhadap meningkatnya minat baca. Ada banyak artikel tertera di Internet dan e-book yang memudahkan setiap orang untuk membaca buku. Namun, internet dan segala penunjangnya sering disikapi kurang tepat oleh anak-anak atau bahkan orang dewasa.

3. Orang tua yang disibukkan dengan pekerjaan rumah atau kantoran. Sehingga waktu untuk mengajak anak membaca atau sekedar membaca sendiri sangat minim.

4. Budaya baca tidak diwariskan dengan baik oleh orang tua. Hilangnya kebiasaan mendongeng sebelum tidur dan tidak dibiasakan menambah pengetahuan melalui bacaan.

5. Buku yang sering dianggap mahal oleh masyarakat umum dan sedikitnya jumlah perpustakaan tidak sebanding dengan banyaknya jumlah penduduk di Indonesia.

Apa saja upaya untuk meningkatkan minat baca?

Meningkatkan Minat Baca

minat3

Kesibukan menjadi salah satu faktor hilangnya budaya membaca masyarakat dewasa khususnya. Tidaklah sulit untuk kembali meningkatkan minat baca. Ada beberapa cara sederhana untuk menumbuhkan rasa kesadaran tentang pentingnya membaca yaitu:

  • Motivasi diri kita sendiri.

Tanamkan pada diri kita bahwa membaca akan memperluas wawasan, menambah kosakata, melatih imajinasi, mempertajam pikiran, menambah kreativitas, menemukan hal baru dan memiliki banyak manfaat, maka keinginan untuk membaca akan timbul.

  • Tentukan tujuan membaca.

Menentukan tujuan sangatlah penting karena tanpa tujuan seseorang tidak akan mendapatkan yang diharapkan. Tentukan tujuan membaca agar banyak mendapat manfaat yang diperoleh. Libatkan juga pikiran dan hati saat membaca.

  • Rencanakan waktu membaca.

Sering kali masalah kesibukan menjadi penghambat kebiasaan membaca. Mulailah merencanakan waktu membaca anda. seperti malam hari sebelum tidur atau ketika menunggu sesuatu. Dan coba memberi target bacaan anda. Misalnya dalam sebulan harus menyelesaikan satu buah buku. Agar tumbuh komitmen dalam membaca

  • Mulai dari jenis buku favorit.

Tidak harus dimulai dengan bacaan berat. Bisa dimulai dengan bacaan yang anda sukai dulu, misalnya novel, buku praktis lalu buku motivasi diri. Jika dilatih seperti itu, bukan mustahil jika anda akan tertarik membaca buku-buku berkategori berat seperti buku politik dan buku filosofi. Membaca bisa di mulai dari buku jenis apapun, asalkan buku yang dapat memberi manfaat dan berarti buat anda.

  • Tambahkan koleksi buku.

Hal yang memotivasi membaca adalah ketersediaan sarana membacanya. Maka, perlu menambah koleksi buku agar selalu termotivasi untuk membaca. Usahakan meletakkannya di tempat yang terlihat.

  • Lakukan perlahan.

Jangan membaca berlebihan. Misalnya ketika anda sedang bersemangat untuk membaca, maka akan langsung membaca buku tersebut sampai habis, sehingga membuat anda lupa waktu dan meninggalkan pekerjaan. (Mayda)

Tinggalkan Balasan