Pendidikan adalah Hak Anak

Pendidikan adalah Hak Anak

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi pribadinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia dan keterampilan yang diperlukan, baik untuk dirinya, masyarakat, bangsa, maupun negara (Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 pasal 1 ayat 1)

Pendidikan merupakan aspek terpenting dalam membangun peradaban dan menjadi tolak ukur berkembangnya suatu bangsa. Semakin baik kualitas pendidikan yang ada maka semakin baik pula bangsanya karena terdapat banyak masyarakat yang berkualitas hasil dari penerapan sistem pendidikan yang benar.

Baca juga

Ayah bunda, sebagian besar orang tua pada dasarnya telah menyadari pendidikan adalah hak seluruh anak Indonesia. Bahkan saat anak masih di kandungan pun, orang tua sudah berdiskusi untuk menyiapkan pendidikan yang terbaik untuk anak.

Namun, pendidikan seperti apa yang menjadi hak anak? Ayah bunda, untuk menjawabnya kita perlu mengembalikan kepada hal dasar seperti yang disampaikan dalam Tujuh Nilai Dasar biMBA ayat kedua yang menyebutkan “bahwa setiap anak adalah anugrah dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang diamanahkan kepada setiap orang dewasa.” Anak menjadi anugerah karena Tuhan Yang Maha Kuasa menitipkan beberapa fitrah atau potensi alamiah yang telah dibawa sejak lahir salah satunya adalah fitrah pembelajar maka untuk menjaga fitrahnya kita harus membimbing karakter pembelajarnya, seperti yang dibunyikan dalam Tujuh Nilai Dasar biMBA ayat ke 5 “Bahwa bimbingan MINAT Belajar Anak (biMBA) merupakan Hak Anak sekaligus kewajiban setiap orang dewasa”.

Menjalani pendidikan harus sejalan dengan tujuan yang dicapai dari pendidikan itu sendiri, yaitu peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya khususnya fitrah pembelajarnya dengan proses pelaksanaan pendidikan yang sepenuhnya menyenangkan (Fun Learning), dimana syarat mutlaknya wajib bertahap sesuai dengan kemampuan dan kemauannya (small step system) serta pendekatannya wajib individual system. Setelah hak pendidikan kita berikan dengan benar maka akan menghasilkan generasi yang  berkualitas yaitu generasi pembelajar mandiri sepanjang hayat yang memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, dan keterampilan yang diperlukan, baik untuk dirinya, masyarakat, bangsa, maupun negara. Mari ayah bunda, kita secara sadar berikan pendidikan yang merupakan hak seluruh anak sehingga anak bahagia dan berdampak sukses. (NH)

Tinggalkan Balasan