Peran Ayah dalam Mendidik Anak

Peran Ayah dalam Mendidik Anak
Sumber: Freepik

Mendidik anak bukanlah tugas Bunda semata, namun sosok seorang Ayah juga memiliki peran dan andil. Menjadi seorang Ayah juga memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik sang buah hati.

Walaupun tak bisa dibantahkan bahwa kedekatan seorang anak dengan orang tuanya lebih mengarah ke seorang Ibu atau Bunda, karena pada dasarnya emosi dan ikatan seorang anak kepada bundanya lebih kuat.

Peran Ayah dalam tumbuh kembang anak juga sangat besar. Bahkan bisa dibilang apa yang dilakukan oleh seorang Ayah dapat mempengaruhi karakter anak, baik di masa sekarang maupun di masa depan. Maka dari itu, sangatlah penting sosok seorang Ayah bagi pertumbuhan karakter dan pribadi anak.

Baca juga

Bisa dikatakan bahwa sosok seorang Ayah adalah teladan bagi setiap anak dalam menumbuhkan karakternya. Lalu bagaimana caranya agar Ayah tidak salah dalam mendidik anak? Yuk simak!

1. Memahami karakter anak 

Dikarenakan kewajiban mencari nafkah, waktu Ayah pasti tidak begitu banyak kepada anak. Kita mungkin tahu bahwa anak akan terlihat lebih senang saat bermain bersama sosok seorang Ayah. Tentu saja hal itu dikarenakan seorang Ayah dianggap bijaksana dan pelindung baginya.

Anak akan lebih merasa aman dan tenang saat sedang bersama sosok yang ia anggap super hero ini. Gunakan momen kedekatan bersama anak untuk mendidik dan menumbuhkan karakter yang baik bagi dirinya. 

2. Bersikap tegas namun tetap menunjukan kasih sayang

Seorang yang sangat bekerja keras menafkahi keluarganya ini memang patut menjadi panutan bagi anak-anaknya. Untuk anak-anaknya seorang Ayah sangat perlu menunjukkan sikap tegas. Namun tegas yang dimaksud bukan kasar ya.

Dalam mengambil suatu sikap atau kesimpulan sosok seorang Ayah memang selalu dibutuhkan. Jadi jika anak melakukan kesalahan atau pun tindakan yang tidak boleh dilakukan misalnya, sebagai sosok seorang Ayah kita wajib tegas dan memberi tahu kepada anak-anak kita. 

Perlu diingat sekali lagi, bahwa jangan sekali-kali mencoba tegas kepada anak dengan membuatnya takut atau sedih. Memang jika anak ditegur dengan keras, selanjutnya ia akan menurut, namun itu karena sebuah tekanan dan ketakutan.

Hal ini bisa berdampak renggangnya sikap anak kepada Ayahnya. Maka dari itu, gunakan cara tegas namun tetap menunjukkan sayang kepada mereka.

Jika seorang Ayah bersikap dan bertindak tegas namun dengan tetap menunjukkan rasa sayang, Ayah bisa menjadi sosok yang dihormati dan dikagumi oleh buah hatinya. Tentunya mereka akan lebih menghormati sosok Ayah yang telah membimbing sikap tegas yang penuh kasih sayang sebagai kepala keluarga.

3. Luangkan waktu untuk anak

Tidak bisa dipungkiri bahwa kesibukan seorang Ayah dapat membuatnya memiliki waktu bersama anak yang lebih terbatas. Tetapi, bukan menjadi masalah bagi seorang Ayah untuk selalu menyempatkan waktunya bagi anak mereka walau sesibuk apa pun. Jangan sampai, kesibukan sebagai tulang punggung keluarga membuat sosok Ayah menjadi seakan tidak peduli kepada anaknya.

Luangkan lah waktu untuk keluarga disela-sela waktu kosong. Seperti menyempatkan untuk bermain terlebih dahulu saat sebelum berangkat kerja.

Tentu saja walaupun tidak lama, hal itu sangatlah berharga bagi anak saat dapat bermain bersama Ayahnya. Atau mungkin saat sedang jam istirahat di kantor, Ayah dapat menghubunginya walau sekadar menanyakan kabar.

Walaupun terdengar sangat sederhana, namun perlu diketahui bahwa dari hal kecil seperti itulah teladan seorang Ayah kepada anaknya sangat berpengaruh. Selain itu, Ayah akan lebih bisa memantau tumbuh dan kembang anak. (Ajr).

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.