Peran biMBA dan Motivasi Orang Tua pada Kesuksesan Prestasi Anak

Peran biMBA dan Motivasi Orang Tua pada Kesuksesan Prestasi Anak

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Ronald Ferguson, bahwa hampir setengah pencapaian anak di sekolah dapat dikatakan dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar sekolah, termasuk motivasi orang tua. Hal ini dibuktikan oleh Dafi Aidannur Rahman biasa dipanggil Aidan yang saat ini berusia 10 tahun.

Sebelum usia 3 tahun, Aidan sudah minta sekolah karena mulai bosan hanya di rumah dan bermain dengan tetangga. Berkat rekomendasi dari tetangga, Aidan didaftarkan ke biMBA oleh orang tuanya. Tak disangka, sangat luar biasa perkembangan Aidan sekitar 1 tahun di biMBA Unit Cilebut Bogor, kemudian melanjutkan ke biMBA Unit Mertasinga 10 Cilacap sampai selesai.

Selama 2 tahun bergabung di biMBA, perkembangan kemampuan kognitif Aidan meningkat pesat. Selain itu, rasa ingin tahunya juga menjadi naik serta gairah belajar dan rasa percaya dirinya terus meningkat. Sejak itu, Aidan jadi berani tampil di depan umum, seperti menyanyi di event-event biMBA, menjadi bintang tamu dan pernah pula berkesempatan menjadi pembawa acara di acara biMBA AIUEO.

Baca juga

Selama di TK, Aidan juga sangat menyukai kompetisi. Lomba mewarnai mendapat juara 1, lomba drumband juara 2 tingkat kabupaten. Ketika masuk SD Islam Terpadu Buah Hati Cilacap, Aidan tertarik dengan ilmu sains, matematika, dan bahasa Inggris.

Ketertarikan dan ketekunannya itu membawanya untuk mengikuti beberapa kompetisi, di antaranya lomba Olimpiade Nasional Sains Kuark tingkat Kabupaten Cilacap pada 2019, lalu lomba Olimpiade Nasional Emerald Matematika pada 2019, serta lomba Olimpiade Nasional penyelenggara TOPAZ untuk mata pelajaran matematika, sains dan bahasa Inggris sampai tingkat provinsi pada 2019. Ketiga mata pelajaran tersebut lolos sampai tingkat provinsi dengan nilai matematika tertinggi di Kabupaten Cilacap.

Di balik itu semua, faktor utama pencapaian Aidan tidak lepas dari dukungan dan motivasi dari orang tuanya. Peran orang tua dalam memotivasi belajar anak memang sangat besar dan dapat mempengaruhi efektivitas belajar anak.

“Saya selalu memotivasi Aidan dengan banyak berdiskusi tentang cita-cita dan harapan masa depannya. Kita juga suka bertukar pendapat, lalu menentukan visi misi ke depan. Kemudian saya suka mendongeng kisah-kisah orang sukses mengenai cara meraih kesuksesannya.

Dengan begitu, maka meskipun hari Minggu atau sedang libur sekolah Aidan tetap belajar karena sudah memiliki target yang diatur oleh dirinya sendiri,” ujar Dian Ika Ratnawati selaku orang tua Aidan.

“Berkat biMBA, saya juga belajar banyak mengenai cara mendidik anak. Harapan saya semoga Aidan menjadi pembelajar mandiri sepanjang hayat, ilmunya bermanfaat, cita-citanya tercapai, berguna bagi nusa, bangsa, dan agama,” tambahnya. (Aps)

Tinggalkan Balasan