Program Beasiswa sebagai Sarana Sosialisasi dan Berbagi

Program Beasiswa sebagai Sarana Sosialisasi dan Berbagi

“Kita mencari anak beasiswa dhuafa untuk memperkenalkan biMBA di masyarakat. Jadi sebagai sosialisasi kita juga bisa berbagi dengan anak-anak yang tidak mampu agar mereka bisa belajar meskipun tidak ada biaya,” ujar Ibu Nevi selaku KU biMBA Agus Salim.

Program beasiswa di biMBA Agus Salim sudah berjalan sejak sembilan tahun yang lalu hingga saat ini. Murid biMBA yang berhak menerima beasiswa adalah anak dari keluarga tidak mampu dalam segi ekonomi dan dikhususkan untuk anak usia empat tahun yang sudah kondusif belajar di kelas.

Kerjasama dengan warga sekitar juga dilakukan oleh biMBA Agus Salim, informasi mengenai calon murid dhuafa di dapat dari warga sekitar atau RT dan RW yang merekomendasikan calon murid yang harus dibantu.

Baca juga

Beasiswa yang diberikan oleh biMBA Agus Salim adalah beasiswa 100% dan 50%, beasiswa tersebut berlaku selama enam bulan, ketika berakhir bisa diperpanjang lagi setelah melalui evaluasi oleh KU.

Adanya program ini membawa dampak positif bagi biMBA, anak dan orang tua menjadi senang, karena tidak ada perbedaan anak berbayar dan dhuafa. “Kalau dilihat biMBA memang agak mahal tapi ternyata ada nilai sosialnya dan dampaknya anak menjadi berbeda dengan anak lainnya, semakin rajin dan semangat belajarnya juga tinggi.”

Manfaat beasiswa yang lainnya juga dapat dirasakan beberapa pihak, mulai dari anak semakin tumbuh Minat belajarnya, untuk orang tua membantu meringankan beban ekonomi, untuk unit juga semakin di kenal oleh masyarakat luas dan bisa mempertahankan murid. Semoga biMBA selalu bisa menebarkan manfaat kepada semua kalangan masyarakat Indonesia. Tetap semangat dan terus belajar. (Ern)

 

Tidak ada perbedaan metode belajar bagi program beasiswa
Tidak ada perbedaan metode belajar bagi program beasiswa
Kegiatan belajar mengajar biMBA Agus Salim
Kegiatan belajar mengajar biMBA Agus Salim

Tinggalkan Balasan