Menerapkan Proses Belajar Menyenangkan untuk Anak Usia Dini

Menerapkan Proses Belajar Menyenangkan untuk Anak Usia Dini
Anak mempunyai hak belajar yang 100% menyenangkan
[http://melindahospital.com]
Ayah bunda dan Ibu guru pernahkah mengalami kesulitan dalam membimbing anak belajar? Pernahkah ketika anak diminta membaca, menulis atau berhitung, anak langsung menunjukkan ekspresi malas-malasan? Jangan salahkan anak terlebih dahulu, mungkin cara membimbingnya yang masih kurang menarik atau tidak menyenangkan.

Pada dasarnya semua anak, terutama anak-anak usia dini sangat menyukai belajar mengenai semua hal. Perkembangan otak anak usia 0-6 tahun mengalami perubahan paling cepat dan juga pada masa inilah disebut critical periode (masa kritis), saat itu anak akan dengan mudahnya mengikuti apa yang ia lihat, dengar, dan rasakan. Maka dari itu pada masa kritis inilah saat yang tepat untuk menumbuhkan Minat anak melalui proses belajar yang menyenangkan.

Baca: Anak adalah Si Peniru Ulung

Metode fun learning adalah metode pembelajaran biMBA yang dapat menciptakan suasana hangat dan menyenangkan dalam proses belajarnya. Suasana yang hangat dan menyenangkan, apapun yang diajarkan akan lebih mudah diterima dengan senang hati, ketika sesuatu itu mudah diterima maka anak akan dapat melakukan suatu perubahan dalam hidupnya.

Fun learning di biMBA adalah suatu proses belajar yang 100% menyenangkan bagi anak. Lho kok hanya anak saja, bagaimana dengan ibu gurunya? Guru adalah orang dewasa yang harus bertanggung jawab memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak di kelas. Mengapa pembelajaran di kelas harus fun learning? karena tujuan biMBA adalah menumbuhkan MINAT Baca dan belajar Anak.

Baca: Tingkatkan Minat Baca Anak Melalui Metode biMBA-AIUEO

Membuat anak senang dan menyukai kegiatan baca dan belajar tidak ada metode lain selain proses belajar yang menyenangkan. Dunia anak adalah dunia bermain, kegiatan belajar untuk anak usia dini harus bersifat kegiatan yang menyenangkan dan tidak memaksa, metode pengajarannya pun tidak membebani anak. Pemaksaan terhadap anak akan berdampak negatif, dampak yang paling buruk adalah dapat menurunkan IQ anak pada usia produktif. Oleh karena itu, para guru dan orangtua yang membimbing anak usia dini seharusnya menjauhkan cara mengajar yang bersifat pemaksaan.

Bagaimana cara penerapan pendidikan yang sepenuhnya menyenangkan untuk anak? Yuk Ayah bunda dan Ibu guru ikuti tahapan berikut ini:

1. Fun Learning dapat tercapai lewat proses belajar yang bertahap (Small step system)

Membuat anak senang dan suka belajar, maka pemberian materi harus dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan dan perkembangan anak. Hal ini bertujuan untuk memudahkan anak memahami materi belajar, sehingga tidak membuat anak merasa terbebani, dipaksa dan stres. Konsepnya dilakukan bermain sambil belajar, dan segala sesuatu yang berada di sekitar anak adalah permainan.

2. Small step system dapat tercapai jika anak menjadi subjek belajar (Individual System)

Kenali karakter dan kesukaan anak secara personal. Kebutuhan anak adalah bermain sedangkan belajar adalah hak anak bukan kewajiban. Materi belajar diberikan dalam suasana menyenangkan yaitu dengan bermain. Bermain dalam artian bukan hanya bermain ayunan, perosotan ataupun jungkat-jungkit, tetapi kegiatan apapun yang membuat anak senang itulah bermain.

Baca: Ayo Terapkan Hak Bermain dan Belajar pada Anak

Tentunya bila tahapan tersebut telah dilakukan dan suasana fun learning tercipta untuk anak, maka Ayah bunda dan Ibu guru perlu memvariasikan kegiatan belajar. Kegiatan apapun untuk anak harus memenuhi 3 aspek yaitu: kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pendidikan yang serupa juga dapat diterapkan di rumah agar anak tidak cepat bosan dan jenuh.

Anak yang memperoleh pendidikan sepenuhnya menyenangkan akan menjadi pribadi yang berkarakter sehat, bahagia dan sukses masa depannya. Tentu saja hak anak bermain dan belajar dapat terpenuhi, belajar tanpa paksaan, tanpa beban merupakan kemerdekaan untuk anak. Salam biMBA. Tetap Semangat dan Terus Belajar. (NH/Ern)

Tinggalkan Balasan