Serunya Bermain Sambil Belajar Mengenal Warna

Bermain Sambil Belajar Mengenal Warna
Sumber: Freepik.com

Tahukah Ayah Bunda, sejak anak berusia 2 tahun pada dasarnya mereka sudah bisa membedakan berbagai macam warna. Dilansir dari www.seraphinaeducationalcorner.com menurut John Hendrick Pestalozzi, salah satu pakar pendidikan dari Jerman, mengenalkan warna kepada anak adalah pembelajaran dasar auditori, visual, dan memori yang berhubungan langsung dengan perkembangan intelektual anak. Hasil penelitian menunjukkan, perkembangan intelektual anak 74% diperoleh dari visual, 12% pendengaran, dan sisanya dari hal lain.

Ayah Bunda juga perlu tau psikologi anak terhadap warna ya. Apabila anak menyukai warna vokal saja seperti warna hijau, merah, biru dan kuning anak akan cenderung aktif dan agresif ketika bertindak.

Selanjutnya apabila anak suka mencampurkan dua warna atau lebih maka anak lebih kreatif dan sangat berimajinatif. Lalu yang terakhir, apabila anak menyukai warna yang kurang cerah, maka anak cenderung lebih pendiam dan pasif.

Pengenalan warna pada anak juga banyak fungsinya lho, seperti meningkatkan perkembangan otak untuk anak usia 0 – 10 tahun. Di usia tersebut syaraf otak anak dapat tersambung secara optimal. 

Selain itu, pengenalan warna pada anak juga dapat menyenangkan anak dan membuat anak tidak bosan ketika belajar atau bereksplorasi. Dari mengenal warna dengan tepat, menjadikan anak normal dan tidak buta terhadap warna.

Baca juga

Kegiatan pengenalan warna juga bisa menjadi kegiatan seru selama wabah corona ini. Berikut tips untuk mengenalkan untuk memperkenalkan konsep warna kepada anak:

Objek khusus

Ayah Bunda dapat mengenalkan beberapa objek khusus dengan warna yang solid kepada anak. Misalkan, baju Bunda warna merah, baju Ayah warna cokelat, baju Adik warna biru.

Dengan konsep seperti ini, anak akan berpikir jika warna baju itu berbeda-beda. Di harapkan, dengan cara ini anak bisa membedakan baju berdasarkan warna, bukan berdasarkan baju milik siapa.

Hindari hafalan

Dunia anak merupakan dunia bermain. Segala pengetahuan baru yang anak dapatkan, semuanya dilakukan sambil bermain, termasuk dalam pengenalan warna

Ayah Bunda bisa mengajak anak bermain lempar bola sesuai dengan warna keranjangnya, dengan menyamakan warna bola dengan warna benda lainnya membuat kegiatan bermain sambil belajar menjadi lebih efektif dibanding harus menghafal warna.

Hindari bertanya langsung

Sebisa mungkin hindari pertanyaan langsung. Pertanyaan dapat menyebabkan anak kurang nyaman sehingga anak akan malas untuk belajar. Sebaiknya ganti pertanyaan dengan, “Nak, tolong ambil lego berwarna kuning dan lainnya”. Pertanyaan seperti ini terdengar Ayah Bunda sedang mengajaknya bermain.

Lakukan dengan permainan

Anak akan merasa senang saat Ayah Bunda mau menemaninya bermain. Ajak anak mengenal warna dengan permainan. “Siapa yang bisa ambilkan Bunda lego warna kuning?” Dengan permainan ini akan membuat suasana semakin semangat dan ceria.

Mulai dengan satu warna

Supaya anak tidak terjebak dalam persepsi yang salah, coba perkenalkan warna dengan benda satu warna. Misalkan lego yang kebanyakan memiliki satu warna dan bisa dikelompokkan berdasarkan warna-warnanya. Benda yang terlalu banyak warna di dalamnya, bisa membuat anak bingung dan kesulitan mengenal konsep warna.

Meski saat ini hanya bisa bermain di rumah, tidak ada salahnya nih Ayah Bunda terapkan tips di atas. Semoga bermanfaat ya Ayah Bunda. Salam biMBA. Tetap semangat dan terus belajar! (Aps)

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.