Takut Datang Kesiangan ke Pentas Baca

Takut Datang Kesiangan ke Pentas Baca

Depok – Malam itu, Tara resah untuk tidur. Dia terus memikirkan acara besok pagi di mana dia harus tampil di atas panggung. Murid biMBA Jatijajar yang bernama lengkap Taruna Kencana ini takut dirinya akan bangun kesiangan dan telat datang ke acara pentas baca.

Saking antusiasnya, dia bahkan sempat bilang ke mamanya untuk menyiramnya pakai air bila terlambat bangun. Tentu, pagi harinya sang mama tidak benar-benar melakukannya dan Tara juga bisa bangun tepat waktu.

Pada Minggu, 19 Oktober 2019 memang Tara akan tampil mengisi acara pentas baca biMBA Jatijajar, Depok. Dia ambil bagian untuk menampilkan tarian Baby Shark di depan ratusan murid dan orang tua yang hadir di hari itu. 

Kisah Tara ini menjadi salah satu cerita menggelitik yang disampaikan orang tua kepada Kepala Unit biMBA Jatijajar, Indah Ayu Widyastuti. Ditemui selesai acara, Ayu menyampaikan ada beberapa orang tua yang menceritakan antusias anaknya untuk datang ke pentas baca, yang salah satunya orang tua Tara.

Tujuan pentas baca ini diadakan untuk meningkatkan Minat baca, kepercayaan diri, dan kreativitas anak. “Saya lihat biasanya anak-anak kalo di dalam kelas itu pendiam, malu-malu, terus di pentas baca ini mereka jadi semangat, percaya diri, antusias,” imbuh Ayu menjelaskan perubahan yang dialami anak-anak bimbingannya pada hari itu.

Baca juga

Orang tua yang hadir menemani juga terlihat sangat senang dan antusias. Terlebih ketika melihat anak-anaknya tampil dengan kepercayaan diri dan dapat menunjukkan Minat baca dan belajarnya di hadapan hadirin yang memenuhi gedung As-Salam, Jatijajar hari itu. 

Salah satu orang tua yang bernama Fitri, diminta testimoninya menceritakan perkembangan kedua anaknya, yaitu Anggun dan Lintang. Menurutnya Anggun, yang sudah dibimbing sekitar 1 tahun, selain sudah terampil membaca dan menulis cerita pendek, Minat baca dan belajarnya sudah tumbuh.

“Saya tidak sangka (perkembangan Anggun) bisa secepat itu. Kalau untuk belajar saya tidak pernah memaksakan, namun sudah bisa belajar sendiri,” ungkap Fitri. 

Melihat perkembangan Anggun membuat Fitri yakin untuk memasukkan adiknya, Lintang, untuk bermain dan belajar di biMBA juga. “Pastinya saya tidak menyesal memasukkan kedua anak saya di biMBA,” imbuh Fitri menutup testimoninya.

Selain pentas baca dan testimoni, acara dimeriahkan juga dengan lomba mewarnai, tarian, senam, serta penampilan dari Jojo dan Kak Tenggo yang turut mencuri perhatian murid-murid. Hadir pula Wiwi Yunianto, Humas biMBA-AIUEO Pusat, memberikan semangat dan sosialisasi kepada orang tua.

Acara yang dimulai sejak pukul 8 pagi sampai 12 siang itu dapat berlangsung dengan lancar. Pembagian hadiah doorprize dan piala mengakhiri pentas baca biMBA-AIUEO cabang Jatijajar, Depok tersebut. (Riz)

 

Sambutan dari Kepala Unit biMBA Jatijajar, Indah Ayu Widyastuti.
Sambutan dari Kepala Unit biMBA Jatijajar, Indah Ayu Widyastuti.
Wiwi Yunianto dalam sambutannya menyosialisasikan manfaat biMBA kepada orang tua.
Wiwi Yunianto dalam sambutannya menyosialisasikan manfaat biMBA kepada orang tua.
Pengakuan orang tua murid yang sudah merasakan manfaat biMBA.
Pengakuan orang tua murid yang sudah merasakan manfaat biMBA.
Mewarnai melatih keterampilan psikomotorik dan fokus yang baik
Mewarnai melatih keterampilan psikomotorik dan fokus yang baik
Mama, aku sudah bisa tampil percaya diri di atas panggung.
Mama, aku sudah bisa tampil percaya diri di atas panggung.
Baca dengan terampil ya...
Baca dengan terampil ya…
Membaca dan belajar itu mengasyikan loh, teman-teman.
Membaca dan belajar itu mengasyikan loh, teman-teman.
Keceriaan mereka menggambarkan suasana menyenangkan di pentas baca.
Keceriaan mereka menggambarkan suasana menyenangkan di pentas baca.
Kira-kira apa yah yang mereka tampilkan di atas panggung?
Kira-kira apa yah yang mereka tampilkan di atas panggung?
Ayo, ikuti gerakannya yang kompak ya!
Ayo, ikuti gerakannya yang kompak ya!
Aku dan teman-teman sedang menari Baby Shark.
Aku dan teman-teman sedang menari Baby Shark.
Jojo dan Kak Tenggo menghibur murid-murid hingga mengajak mereka bermain.
Jojo dan Kak Tenggo menghibur murid-murid hingga mengajak mereka bermain.
Ibu KU dan motivator tidak mau kalah kompak dengan murid-muridnya.
Ibu KU dan motivator tidak mau kalah kompak dengan murid-muridnya.

Tinggalkan Balasan