Ternyata Membatasi Jumlah Mainan Anak Bermanfaat untuk Perkembangan Otaknya

Membatasi Jumlah Mainan Anak Bermanfaat untuk Perkembangan Otaknya
Sumber: Freepik.com/prostooleh

Walau penting untuk mendukung tumbuh kembangnya, memiliki terlalu banyak mainan balita ternyata membuat buah hati tidak bisa belajar dengan maksimal lho, Ayah Bunda. Menurut hasil penelitian yang dilansir oleh jurnal akademik Infant Behavior and Development, ternyata balita yang memiliki lebih sedikit mainan akan mendapatkan waktu bermain yang lebih berkualitas dan bermanfaat bagi perkembangan kognitif.

Mari Ayah Bunda kita ketahui bersama apa saja manfaat membatasi jumlah mainan anak.

1. Anak belajar untuk tidak egois

Anak dengan mainan yang sedikit, maka ia akan belajar untuk rendah hati dan tidak egois, belajar berbagi mainan dengan anak lain.

2. Anak belajar lebih kreatif

Balita yang disediakan banyak mainan cenderung mudah teralihkan perhatiannya. Sementara balita yang disediakan sedikit mainan, cenderung bermain lebih lama, serta menunjukkan peningkatan dalam inovasi, kemandirian, imajinasi, permainan peran, ekspresi diri, koordinasi motorik halus, dan pemecahan masalah.

3. Anak akan membangun keterampilan sosial yang lebih baik

Terlalu banyak mainan membuat anak lebih fokus pada mainannya sendiri dan menjadi kurang peduli pada interaksi dengan orang lain. Sebaliknya, anak dengan lebih sedikit mainan akan belajar bagaimana mengembangkan hubungan interpersonal dengan anak-anak lain dan orang dewasa. Mereka belajar memberi dan menerima, meminjam mainan, serta memainkan mainan bersama dan bergiliran.

Baca juga

4. Lebih dekat dengan alam

Agar anak tidak merasa bosan dengan mainannya yang sedikit, kita bisa ajak anak untuk lebih dekat dengan alam. Contohnya mengajaknya ke halaman dan mengenal berbagai benda yang ada di sekitarnya. Membuat permainan penjelajahan juga bisa menjadi cara yang asyik untuk mendekatkan si kecil dengan alam.

5. Anak mengembangkan kecintaan aktivitas membaca, menulis, dan seni

Memiliki sedikit mainan membuat si kecil lebih menikmati aktivitas pengisi waktu lain seperti membaca buku, bermain musik, atau menggambar, dan beraktivitas di luar ruangan.

6. Rentang perhatian lebih panjang

Selain bisa bermain lebih lama, anak yang memiliki sedikit mainan juga menunjukkan 1,5 kali lebih banyak interaksi dengan mainannya dalam berbagai cara yang berbeda.

7. Punya lebih banyak kenangan indah

Tidak membelikan banyak mainan kepada anak membuat orang tua memiliki kesempatan lebih besar untuk melakukan berbagai aktivitas yang dapat mempererat hubungan keluarga dan menciptakan kenangan indah. 

8. Anak belajar merawat barang miliknya

Jika mainan anak sedikit, si kecil akan menghargai mainannya dan berusaha untuk merawatnya agar tidak cepat rusak.

Wah, ternyata banyak sekali ya manfaat dari sedikitnya mainan anak. Jadi, apakah Ayah Bunda masih mau membelikan banyak mainan untuk anak? (Hana)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.