Tingkatkan Bonding Time Keluarga dengan Kegiatan Membaca

Tingkatkan Bonding Time Keluarga
Sumber: Freepik.com/gpointstudio

Ayah Bunda sudah seberapa dekatkah kita dengan anak kita? Kedekatan antara orang tua dan anak diistilahkan dengan kata bonding. Bonding di sini berarti ikatan, hal ini bisa diartikan dengan kedekatan antara orang tua dan anak. Mengapa bonding antara orang tua dan anak ini menjadi penting? Bonding dapat membantu anak merasa aman, percaya diri, bahagia dan pada akhirnya akan menjadi pribadi yang mandiri dan tangguh.

Ayah Bunda, bonding tidak hanya berdampak pada tumbuh kembang si Kecil, melainkan juga akan terbawa sampai dewasa. Minimnya bonding dengan si Kecil akan menjadikannya tumbuh menjadi anak yang berperilaku negatif karena anak merasa terabaikan atau ditolak. Anak cenderung mengalami gangguan emosional dan sulit menjalin hubungan dengan orang lain, karena perasaan insecure dan mudah cemas.

Baca juga

Adapun cara untuk memperkuat bonding ini adalah dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas bonding time keluarga. Bonding time merupakan salah satu aktivitas yang dilakukan antara anak dengan orang tua untuk menciptakan ikatan. Bonding time akan terbentuk saat ada kegiatan bersama antara orang tua dengan anak. Kunci dari lahirnya bonding time yang berkualitas dengan anak adalah fokus. Hindari kegiatan lain, seperti menengok gawai walaupun sebentar. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa orang tua milenial saat ini dihadapkan pada tantangan untuk melawan penggunaan gawai sebagai penghalang bonding time. Lalu, bagaimana caranya orang tua bisa meningkatkan bonding time dengan anak?

Kegiatan yang paling sederhana yang bisa orang tua lakukan untuk meningkatkan bonding time adalah dengan kegiatan membaca. Kegiatan membaca bersama dapat meningkatkan dan mempererat ikatan orang tua dan anak. Misalkan ketika orang tua membacakan dongeng untuk anak maka akan ada interaksi antara orang tua dan anak. Selama kegiatan tersebut dilakukan maka akan terjadi proses stimulasi perkembangan sosial, emosi, maupun kognitif anak. Anak akan merasa lebih dekat dengan orang tua, sentuhan fisik yang diberikan oleh orang tua saat kegiatan membaca akan membuat anak lebih nyaman dan percaya kepada orang tua mereka.

Ayah Bunda, mari kita luangkan waktu di sela-sela kesibukan untuk membaca bersama dengan anak. Lakukan interaksi dengan anak saat membaca, sesekali memberikan sentuhan fisik seperti pelukan dan tatapan mata akan menciptakan bonding fisik dan emosi. Menjadikan kegiatan membaca ini sebagai bagian dari rutinitas rutin keluarga, dapat membantu anak dalam menumbuhkan Minat baca seumur hidup dan anak akan percaya bahwa membaca adalah sesuatu yang menyenangkan, bukan tugas yang wajib dilakukan seorang siswa. Kebiasaan membaca bersama ini akan menumbuhkan kecintaan anak untuk membaca sejak kecil hingga dewasa. (NNF) 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.