Tips Agar Anak Tetap Semangat Belajar Saat di Rumah

Tips Agar Anak Tetap Semangat Belajar Saat di Rumah
Sumber: Daiga Ellaby/Unsplash

Taukah ayah bunda, mengapa anak yang mengikuti proses bimbingan di biMBA-AIUEO memiliki Minat belajar yang luar biasa? Jawabannya adalah karena metode yang diberikan wajib sepenuhnya menyenangkan bagi anak, sehingga akan tumbuh karakter yang kuat dalam diri anak. Nah, karakter inilah yang disebut Minat belajar.

Apa sih biMBA-AIUEO itu? biMBA-AIUEO bukanlah tempat les baca, melainkan sebuah tempat untuk membimbing Minat baca dan belajar anak. Proses belajarnya pun dilakukan dengan cara bimbingan (membimbakan) yang mengusung konsep bermain sambil belajar. Dengan konsep ini anak tidak akan merasa kalau ia sedang belajar.

Anak-anak yang dibimbakan akan tumbuh menjadi anak yang ceria, mandiri, dan semangat dalam belajar. Hal ini akan berdampak pada kemampuan anak yang semakin meningkat. Lalu, saat anak berada di rumah, apakah kita tetap bisa melakukan proses membimbakan ini?

Proses membimbakan bisa dilakukan di mana saja, termasuk di rumah. Bahkan, proses membimbakan ini bisa dilakukan sejak anak dilahirkan ke dunia. Misalnya, memberi rangsangan (stimulasi) dengan menggenggam atau mendengarkan musik, sehingga akan melatih panca indra pada anak.

Baca juga

Namun, sering kali orang tua bingung melakukan proses membimbakan pada anak. Banyak orang tua yang kesulitan dan tidak mengetahui cara agar anak tetap semangat belajar saat di rumah.

Yuk, ayah bunda simak 5 tips berikut ini agar anak semangat belajar saat di rumah.

1. Ciptakan Suasana Belajar yang Menyenangkan

Jauhkan anak dari benda-benda yang dapat membahayakan dirinya. Ayah bunda bisa mendampingi anak dengan kegiatan bermain, bernyanyi, atau sekadar berdialog ringan. Berikan anak perhatian dengan cinta dan kasih sayang setulus hati, sehingga anak akan termotivasi dan semangat belajar.

2. Biasakan Anak Bersahabat Dengan Kata Tanya

Anak usia dini memiliki rasa ingin tahu yang besar. Di usia dini, anak berada dalam masa golden age dan critical periode. Oleh karena itu, latih pola pikir anak untuk bersahabat dengan kata tanya. Ketika anak sudah bersahabat dengan kata tanya, anak akan tumbuh menjadi seorang pembelajar.

3. Latih Rasa Ingin Tahu Anak

Bangun rasa ingin tahu anak dengan kegiatan positif. Misalnya, ayah bunda bisa meluangkan waktu bersama anak untuk bermain balok susun, puzzle, atau membacakan buku cerita. Hindari larangan, bentakan, atau paksaan yang dapat membuat anak malas untuk melakukan proses belajar.

4. Jangan Fokus Pada Hasil

Bukan hanya pola pikir anak yang perlu dilatih. Ayah bunda juga perlu mengubah pola pikir terhadap anak dari yang fokus pada hasil belajar menjadi berorientasi pada proses belajar. Proses belajar yang menyenangkan akan menimbulkan semangat belajar pada anak.

5. Berikan Motivasi dan Apresiasi

Kemampuan anak yang berbeda-beda seringkali membuat orang tua membandingkan anak dengan orang lain. Berikan motivasi dan apresiasi apa pun hasil yang dilakukan oleh anak. Misalnya dengan memberi pelukan, ciuman, atau menggunakan kalimat positif saat memotivasi anak. 

Ayah bunda, tugas kita bukan memaksa anak untuk belajar sesuai keinginan kita. Namun, mengarahkan anak agar memiliki karakter Minat belajar. Anak yang memiliki semangat belajar akan belajar tanpa diminta. Sebaliknya, anak yang tidak punya semangat belajar, tidak akan belajar jika tidak dipaksa.

Salam biMBA. (TC)

Tinggalkan Balasan