Tips Berkomunikasi dengan Anak

Berkomunikasi
Ajak anak bercerita mengenai pengalaman atau masalah yang sedang dihadapi
[psikonseling.blogspot.co.id]
Tahukah Ayah bunda berkomunikasi dengan anak usia dini tidaklah sama dengan orang dewasa. Anak-anak masih dengan pemikiran yang polos dan sederhana, penuh imajinasi, kreatif, aktif dan selalu berkembang. Maka dari itu kita harus bisa memahami dan menyesuaikan cara berkomunikasi dengan anak.

Agar anak merasa nyaman saat berkomunikasi dengan orangtua, kita bisa menerapkan poin-poin di bawah ini:

1. Memancing anak bercerita dengan menceritakan pengalaman yang baru saja dilaluinya. Biasanya anak akan semangat bercerita asalkan kita mendengarkan dan tertarik dengan cerita yang disampaikan anak.

2. Saat anak bercerita, kita harus fokus dengan melihat matanya, jangan sambil memainkan gadget, hentikan sejenak kegiatan yang kita lakukan. Mendekatlah kepada anak, dengarkan dengan seksama dan berikan tanggapan.

3. Berikan pengertian atas cerita yang disampaikan buah hati kita, cara berkomunikasi kita dan anak pasti berbeda, tidak ada salahnya kita ikuti bahasa anak kita.

4. Bantu anak mengungkapkan perasaannya dengan bertanya. Saat anak bertanya orangtua jangan pernah mengabaikannya, meskipun di saat pertanyaan anak tidak terjawab. Ajak anak untuk mencari jalan keluarnya bersama-sama.

5. Membimbing anak agar dapat mengambil keputusan dengan tepat. Terlebih dahulu kita jelaskan akibat yang terjadi dari keputusan yang diambil agar anak lebih mudah memahaminya.

6. Anak memiliki emosi yang belum stabil sehingga lebih mudah marah, dekati anak dan tanyakan apa yang membuat anak marah. Jangan sampai anak merasa diabaikan dan tidak dipedulikan.

7. Tidak perlu merasa malu saat berkomunikasi dengan bahasa anak-anak. Misalnya saat orang tua berperan sebagai badut yang lucu di depan anak, justru anak akan lebih menyukai orangtua mereka dan komunikasi antara orangtua dan anak akan semakin menyenangkan. (Ern)