Tips Mendidik dan Memperkuat Ikatan dengan Bayi dalam Kandungan

Mendidik dan Memperkuat Ikatan dengan Bayi dalam Kandungan
Sumber: Freepik.com/tirachardz

Semua orang tua pasti menginginkan calon dede bayi nanti menjadi anak yang cerdas dan sehat. Dalam proses mendidik anak tidak perlu menunggu ketika anak sudah terlahir ke dunia, namun prosesnya bisa dimulai pada saat janin berada dalam kandungan.

Bahkan, sebagai orang tua atau calon orang tua sebelum mendapatkan amanah untuk memiliki sang buah hati, juga harus mempersiapkannya dengan ilmu. Memang tidak dipungkiri bahwa segala sesuatunya harus dilandasi dengan adanya ilmu, seperti halnya dalam proses mendidik anak yang merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Sempurna. Selain itu, nantinya anak juga akan lebih banyak meniru tingkah laku kita orang tuanya.

Sebuah pepatah pun mengatakan bahwa anak dan orang tua seperti buah dan pohon. “Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya,” ini artinya perilaku kita orang tua akan mencerminkan sebagaimana perilaku anak kita nantinya. Maka, sebagai orang tua jangan malas untuk terus belajar dan mempersiapkan diri untuk dapat mendidik anak-anak dengan baik ya Ayah Bunda.

Baca juga

Anak merupakan anugerah yang bisa memberikan kebahagiaan kepada kita, jika kita bisa mendidiknya dengan baik. Mari ikuti tips berikut ini, semoga bisa menjadi jalan untuk mencapai tujuan yang kita inginkan. Hal ini juga bisa memperkuat bonding atau kedekatan antara Bunda dengan bayi. Bagi Ayah juga sebaiknya ikutan ya, agar Bunda juga dapat bahagia lewat hal-hal sederhana berikut ini.

Mendoakan. Pastinya mendoakan kebaikan pada anak kita, agar nantinya bisa memberikan kebahagiaan dan kebermanfaatan untuk semuanya. Dengan berdoa segala yang mustahil bisa menjadi mungkin, jika kita benar-benar memohon pada Tuhan dan meyakini bahwa segalanya mudah bagi Tuhan untuk mewujudkan segala keinginan kita sebagai hamba-Nya.

Memperdengarkan kalimat dan bacaan yang baik. Saat bayi dalam kandungan, bayi sudah dapat mendengar melalui vibrasi tulang kraniumnya. Suara ibu memiliki resonansi yang bagus bagi janin. Maka, sejak dalam kandungan sebaiknya orang tua, terutama ibu sering-seringlah memperdengarkan suara yang baik.

Saat bayi memberikan tendangan, respon dengan usapan di perut. Proses mengandung yang Bunda alami tidaklah mudah dilalui selama kurang lebih 9 bulan lamanya. Pada trimester kedua atau sekitar 20 minggu usia janin dalam kandungan, Bunda sudah mulai bisa merasakan tendangan dari sang janin yang menandakan bahwa dia sehat dan semakin berkembang dengan baik. Merasakan tendangan sang janin menjadi salah satu kebahagiaan tersendiri yang bisa Bunda rasakan. Ketika hal ini terjadi, responlah dengan mengusap perut secara lembut dan penuh cinta.

Saat beraktivitas ajak janin berbicara. Mengajak janin berbicara juga termasuk stimulasi yang baik. Apalagi saat kita akan berbuat baik, kita bisa sekaligus menjelaskan kepada bayi tentang perbuatan baik yang sedang atau akan kita lakukan.

Menjaga perilaku orang tua dan memperhatikan asupan makanan. Makanan yang halal dan baik, juga bisa menjadi bagian dari usaha mendidik bayi sejak dalam kandungan. Tidak hanya halal makanannya, tapi juga cara memperolehnya, dan juga perlu diperhatikan dari segi nutrisinya.

Selamat mencoba ya Bunda, semoga sehat selalu. (Hana)

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.