Yuk, Mengenal Metode biMBA

Mengenal Metode biMBA

Ayah Bunda pasti sudah merasakan manfaat dari adanya biMBA-AIUEO, kan? Ada yang merasa bahagia karena anaknya rajin belajar, senang verbal kata, dan tidak perlu lagi memaksa anak untuk belajar. Ada pula Ayah Bunda yang senang karena anaknya selalu ingin datang kembali ke biMBA-AIUEO, serta mandiri dalam mengerjakan permainan rumah (PMR).

Dari manfaat tersebut, Ayah Bunda tau tidak, apa yang membuat anak selalu senang untuk bermain sambil belajar di biMBA-AIUEO? Jawabannya karena proses bermain sambil belajar di biMBA-AIUEO menggunakan metode biMBA. Ya, metode biMBA ini merupakan kurikulum dasar yang ada di biMBA-AIUEO dan mengambil konsep bermain sambil belajar. 

Metode biMBA lahir dari cara pandang terhadap bagaimana cara dalam menumbuhkan Minat belajar anak. Kita mengenalnya sebagai paradigma biMBA. Dalam menumbuhkan Minat belajar anak, kita wajib menerapkan proses bermain sambil belajar dengan suasana yang menyenangkan bagi anak atau fun learning. Artinya, saat kita menerapkan paradigma biMBA, fun learning pun harus mengikuti.

Dalam menerapkan metode biMBA ini, kita juga perlu memperhatikan hak anak dan teori belajar dalam psikologi pendidikan. Mengapa? Karena anak memiliki fitrah sebagai seorang pembelajar. Misalnya, saat anak masih bayi, apapun benda yang ia lihat selalu ingin dipegang dan dimasukkan ke dalam mulutnya. Hal ini menunjukkan bahwa anak sedang belajar untuk merasakan dan mengamati bentuk.

Kalau kita selalu melarang anak untuk memegang benda yang ada di sekitarnya, anak akan merasa takut untuk belajar banyak hal. Sebaliknya, kalau kita melatih anak untuk belajar apapun yang ia senangi, kemampuan anak pun juga semakin meningkat. Dampaknya anak menjadi siap dan semakin senang dalam belajar. Hal ini sesuai dengan teori belajar dalam psikologi pendidikan yang dipelopori oleh Edward L. Thorndike.

Baca juga

Lalu, bagaimana cara yang tepat agar anak tumbuh Minat belajarnya? Yuk, kita mengenal empat metode yang diterapkan di biMBA.

Fun Learning

Proses belajar dengan suasana yang menyenangkan bagi anak merupakan metode utama yang wajib kita terapkan untuk menumbuhkan Minat belajar anak. Ayah Bunda bisa mulai dengan mengajak anak berdialog, bernyanyi, bercerita, mendongeng, atau bermain. Misalnya, bermain puzzle, tebak kata, verbal kata, dan lainnya. Ciptakan suasana sepenuhnya bermain, sehingga anak tidak merasa kalau ia sedang belajar. Untuk menciptakan fun learning ini, kita perlu memperhatikan metode berikutnya, yaitu small step system.

Small Step System

Proses belajar yang dilakukan secara bertahap ini merupakan syarat utama agar tercapainya fun learning. Lakukan proses belajar sesuai dengan kemauan dan kemampuan anak. Jangan pernah memaksa anak melakukan hal yang tidak ia sukai dan tidak mampu ia lakukan. Misalnya, anak baru mampu memverbalkan (membunyikan) kata sederhana. Ayah Bunda diharapkan tidak memaksa anak untuk mengenal simbol hurufnya. Jika hal ini dilakukan, anak akan tertekan dalam belajar karena pemberian materi belajar tidak sesuai dengan kemauan dan kemampuan anak.

Individual System

Proses belajar di mana anak sebagai subjek belajarnya merupakan syarat agar tercapainya small step system. Ayah Bunda bisa melihat terlebih dahulu apa yang anak suka dan tidak suka. Tujuannya agar anak bisa mengikuti proses belajar secara bertahap sesuai dengan kemauan dan kemampuannya. Ayah Bunda bisa menemani sambil mengarahkan anak menumbuhkan Minat belajarnya. Misalnya, saat anak menonton film kartun, kita bisa mengajak anak berdialog dengan menggunakan bahasa biMBA. “Kakak tau gak, warnanya Tayo itu apa yah? Kita panggil warnanya Tayo yuk. B-I-R-U BIRU, B-I-R-U BIRU, B-I-R-U BIRU”.

Variation Skill 

Kemampuan untuk memvariasikan aspek belajar dengan kegiatan belajar ini merupakan metode penunjang yang ada di biMBA-AIUEO. Tujuannya agar anak tidak mudah bosan, tetap semangat dan tertarik dengan proses belajarnya. Misalnya, setelah kita mengajak anak berdialog, latih anak untuk menguatkan motorik halusnya dengan kegiatan menulis atau mewarnai. Aspek dan kegiatan belajar ini terdiri dari pertama, aspek afektif (berkaitan dengan rasa senang atau tidak senang), kegiatan belajarnya yaitu berdialog, bercerita, bernyanyi, mendongeng, dan bermain. Kedua, aspek kognitif (berkaitan dengan kecerdasan), kegiatan belajarnya yaitu membaca dan berhitung. Ketiga, aspek motorik halus (berkaitan dengan tulis menulis), kegiatan belajarnya yaitu menulis dan mewarnai. 

Nah, sekarang Ayah Bunda sudah tau kan apa saja metode yang ada di biMBA-AIUEO. Metode ini tidak hanya dapat digunakan di biMBA-AIUEO saja, lho. Ayah Bunda juga bisa menerapkannya di rumah agar anak selalu tumbuh Minat belajarnya. Selamat menerapkan metode biMBA ya. Salam biMBA. (TC)

Tinggalkan Balasan